Jalan Kaki dari Surabaya ke Lamongan, Lansia 71 Tahun Ditemukan Lemas di Sawah

Senin, 8 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polres Lamongan memberikan pertolongan kepada lansia asal Surabaya yang ditemukan lemas di area persawahan Kelurahan Sidokumpul sebelum dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Polres Lamongan memberikan pertolongan kepada lansia asal Surabaya yang ditemukan lemas di area persawahan Kelurahan Sidokumpul sebelum dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Laporan warga mengenai seorang pria yang diduga meninggal dunia di area persawahan Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Lamongan, Jawa Timur, berujung pada fakta berbeda. Setelah dilakukan pengecekan oleh kepolisian, pria tersebut ternyata masih hidup, namun dalam kondisi sangat lemas akibat kelelahan dan belum makan selama dua hari.

Peristiwa itu bermula saat Call Center 110 Polres Lamongan menerima laporan masyarakat pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 22.18 WIB. Pelapor menyebut adanya seorang laki-laki yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) meninggal dunia di area persawahan Lingkungan Dapur Utara, Kelurahan Sidokumpul.

Menerima laporan tersebut, Kapolsek Lamongan Kota Kompol M. Fadelan bersama personel kepolisian, tim patroli, dan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Lamongan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan adanya laporan tersebut. Namun setelah petugas tiba di lokasi, informasi yang beredar ternyata tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Petugas menemukan seorang laki-laki yang tergeletak di area persawahan dalam kondisi masih hidup, namun sangat lemas,” ujar Hamzaid, Senin (8/6/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal, pria tersebut mengaku berjalan kaki dari Surabaya menuju Lamongan. Perjalanan jauh tanpa dukungan kondisi fisik yang memadai membuat tubuhnya kehabisan tenaga.

Selain itu, pria lanjut usia tersebut mengaku belum makan selama dua hari. Kondisi tersebut diduga menjadi penyebab utama dirinya terjatuh dan tidak mampu melanjutkan perjalanan.

Polisi juga memastikan pria tersebut tidak mengalami gangguan jiwa sebagaimana informasi awal yang diterima dari pelapor.

Melihat kondisi korban yang memprihatinkan, petugas segera memberikan pertolongan dan membawanya ke RSUD dr. Soegiri Lamongan untuk mendapatkan perawatan medis.

Proses identifikasi kemudian dilakukan menggunakan sidik jari oleh Unit Identifikasi Satreskrim Polres Lamongan. Hasilnya, pria tersebut diketahui berinisial H (71), warga Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya.

Polres Lamongan juga berkoordinasi dengan Polres Tanjung Perak guna menghubungi pihak keluarga agar dapat segera mengetahui keberadaan lansia tersebut.

“Dari hasil penanganan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa laporan mengenai adanya ODGJ yang meninggal dunia tidak benar. Yang bersangkutan masih hidup dan mengalami kondisi lemas akibat kelelahan serta kelaparan,” tegas Hamzaid.

Kasus ini menjadi bukti pentingnya verifikasi informasi sebelum disebarluaskan. Di sisi lain, Polres Lamongan memastikan setiap laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 akan ditindaklanjuti secara cepat demi memberikan pelayanan dan perlindungan kepada warga.

“Setiap laporan yang masuk akan kami respons secara profesional untuk memastikan kondisi yang sebenarnya di lapangan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta
Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga
Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah
Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons
Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan
Dolomit atau Bentonit, DLH Lamongan Turun Cek Lima Industri Usai Protes Warga Paciran
Angin Kencang Robohkan 15 Tenda Pameran di Babat Lamongan
Lahan Tebu 4.000 Meter Persegi di Lamongan Terbakar, Ini Penyebabnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:13

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta

Selasa, 15 September 2026 - 14:50

Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga

Selasa, 15 September 2026 - 09:35

Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah

Senin, 14 September 2026 - 19:39

Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons

Senin, 14 September 2026 - 08:28

Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan

Berita Terbaru