LUBUK LINGGAU, RadarBangsa.co.id – Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lubuk Linggau memperkuat pendekatan pelayanan publik melalui aksi bakti religi di sejumlah tempat ibadah, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini tak hanya soal kebersihan, tetapi juga upaya nyata menjaga toleransi di tengah masyarakat multikultural.
Satuan Intelkam Polres Lubuk Linggau menyasar vihara dan klenteng di wilayah Kelurahan Taba Koji. Lokasi yang dibersihkan meliputi Vihara Vajra Bumi Silampari, Klenteng Wei Teng Bio, serta Vihara Chi Shu.
Langkah ini dinilai penting karena kenyamanan tempat ibadah menjadi bagian dari pelayanan publik yang berdampak langsung pada kualitas kehidupan sosial warga. Lingkungan ibadah yang bersih dan terawat mendorong aktivitas keagamaan berlangsung lebih khusyuk dan aman.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi respons atas pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama di tengah potensi gesekan sosial. Kehadiran aparat di ruang-ruang sosial dinilai mampu memperkuat rasa saling percaya antarwarga.
Kasat Intelkam Polres Lubuk Linggau AKP Khamdan Widodo menegaskan bahwa bakti religi merupakan bagian dari komitmen Polri dalam melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Kami ingin memastikan Polri hadir di tengah masyarakat, menjaga toleransi, dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan,” ujarnya.
Aksi bersih-bersih dilakukan secara gotong royong oleh personel kepolisian. Selain menciptakan lingkungan yang nyaman, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara aparat dan pengurus tempat ibadah.
Pengurus vihara mengapresiasi langkah tersebut. Mereka menilai kehadiran polisi memberikan dampak positif, baik dari sisi kebersihan maupun rasa aman bagi umat yang beribadah.
“Tempat ibadah kami jadi lebih bersih dan nyaman. Ini bentuk kepedulian yang sangat kami rasakan,” ungkap salah satu pengurus.
Melalui kegiatan ini, Polres Lubuk Linggau menegaskan peran strategisnya tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat harmoni sosial. Upaya seperti ini diharapkan mampu mencegah potensi konflik sekaligus menjaga stabilitas kehidupan masyarakat yang beragam.
“Kerukunan adalah fondasi utama keamanan. Kami akan terus hadir dan bekerja bersama masyarakat untuk menjaganya,” pungkasnya.
Lainnya:
- Aksi Buruh di Kendal Memanas hingga Saling Dorong, Ada Apa Sebenarnya?
- Polsek Tikung Kawal Ketat Haji Lamongan, 63 Jamaah Berangkat Tanpa Hambatan
- Jembatan Rusak Sampang Diperbaiki, Aksi Kapolres Jadi Sorotan
Penulis : Separi
Editor : Zainul Arifin








