Jelang Nataru, Bupati Asahan Cek Harga Sembako

Kamis, 18 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin bersama Forkopimda dan TPID saat memantau stok dan harga sembako di Pasar Simpang Empat, Rabu (17/12/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin bersama Forkopimda dan TPID saat memantau stok dan harga sembako di Pasar Simpang Empat, Rabu (17/12/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

ASAHAN, RadarBangsa.co.id – Menjelang lonjakan kebutuhan masyarakat pada Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Pemerintah Kabupaten Asahan memperketat pengawasan pasokan dan harga bahan pokok. Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin bersama Forkopimda dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan inspeksi mendadak di Pasar Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (17/12/2025).

Langkah ini ditempuh untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan sembako tetap terjaga di tengah potensi tekanan inflasi musiman. Bupati dan rombongan menyusuri lapak pedagang, berdialog langsung dengan penjual dan pembeli, sekaligus mencatat pergerakan harga sejumlah komoditas strategis.

Pemantauan difokuskan pada beras, minyak goreng, gula, telur, cabai, dan kebutuhan pokok lainnya. Dari hasil peninjauan, pemerintah memperoleh gambaran langsung kondisi pasar, termasuk stok riil dan fluktuasi harga yang terjadi menjelang Nataru.

Selain pasar tradisional, rombongan juga meninjau Kilang Padi AA serta PT Jampalan Baru di Kecamatan Simpang Empat. Kunjungan ke sektor hulu ini bertujuan memastikan cadangan beras di tingkat penggilingan dalam kondisi aman dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Dari hasil pemantauan hari ini, stok bahan pokok, terutama beras, masih mencukupi. Ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, namun masih dalam batas wajar,” ujar Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin di sela kegiatan.

Ia menegaskan, Pemkab Asahan bersama TPID akan terus melakukan pemantauan rutin dan memperkuat koordinasi lintas sektor. Pemerintah juga mengingatkan pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan yang dapat memicu gejolak harga.

“Kami mengajak masyarakat berbelanja secara bijak dan tidak berlebihan. Dengan kerja sama semua pihak, stabilitas pasokan dan harga sembako jelang Nataru bisa tetap terjaga,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru