MATARAM, RadarBangsa.co.id – Tim dokter umum RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram menorehkan prestasi pada ajang ilmiah kedokteran Lombok SYNAPS 2026. Mereka berhasil meraih Juara II Neurobattle Kategori Dokter Umum setelah bersaing dengan peserta dari berbagai rumah sakit di Nusa Tenggara Barat.
Kompetisi yang diselenggarakan Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSNI) Cabang Mataram pada 18-20 Juni 2026 di Golden Palace Hotel tersebut menguji kemampuan peserta dalam menganalisis kasus neurologi, menegakkan diagnosis, hingga menentukan terapi berbasis bukti ilmiah.
Prestasi tersebut diraih setelah tim dokter RSUD H. Moh. Ruslan menunjukkan performa konsisten sejak babak penyisihan. Pada fase awal kompetisi, mereka tergabung dalam Sesi 2 bersama tim dari RSUD Praya dan RSUD Dr. R. Soedjono Selong.
Melalui kerja sama tim dan kemampuan klinis yang solid, mereka berhasil keluar sebagai juara sesi dan mengamankan tiket menuju babak final. Persaingan semakin ketat karena para peserta yang lolos merupakan perwakilan terbaik dari berbagai rumah sakit di NTB.
Pada babak penentuan, tim dokter RSUD H. Moh. Ruslan mampu mempertahankan performa hingga akhirnya mengunci posisi runner-up. Hasil tersebut menjadi salah satu capaian yang menunjukkan kemampuan sumber daya manusia rumah sakit daerah dalam kompetisi ilmiah tingkat regional.
Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tim dokter umum yang telah mengharumkan nama institusi.
“Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, semangat belajar, dan dedikasi yang tinggi dari para dokter umum kami. Kompetisi seperti Neurobattle tidak hanya menjadi ajang untuk mengukur kemampuan klinis, tetapi juga sarana untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan kompetensi tenaga medis,” ujarnya.
Menurut dr. Eka, keberhasilan tersebut menjadi indikator bahwa tenaga kesehatan di RSUD H. Moh. Ruslan memiliki kapasitas yang mampu bersaing di tingkat regional. Karena itu, rumah sakit terus mendorong dokter dan tenaga kesehatan mengikuti pelatihan, kegiatan ilmiah, maupun kompetisi yang mendukung pengembangan profesionalisme.
“Kami berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan yang mendukung peningkatan kapasitas tenaga kesehatan. Dengan kompetensi yang terus berkembang, kami berharap pelayanan kepada masyarakat juga semakin berkualitas, cepat, tepat, dan berbasis bukti ilmiah,” katanya.
Ia menilai capaian dalam Neurobattle 2026 tidak hanya menjadi kebanggaan internal rumah sakit, tetapi juga memberi dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat. Kompetensi klinis yang terus diasah diyakini akan memperkuat kualitas diagnosis dan penanganan pasien di fasilitas kesehatan.
“Semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran rumah sakit untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Kami percaya bahwa kolaborasi, integritas, dan komitmen terhadap pembelajaran berkelanjutan akan membawa RSUD H. Moh. Ruslan semakin maju dan semakin dipercaya masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Aini
Editor : Zainul Arifin


















Komentar