Kampung Pandu Kodim 0812 Lamongan Jadi Percontohan Kampung Tanpa Residu

Senin, 16 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin saat meresmikan Kampung Pandu di Desa Jotosanur, Lamongan, Senin (16/6/2025).  | Dok Foto Ho/RadarBangsa

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin saat meresmikan Kampung Pandu di Desa Jotosanur, Lamongan, Senin (16/6/2025). | Dok Foto Ho/RadarBangsa

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Kampung Pandu (Ketahanan Pangan Terpadu) yang dikembangkan Kodim 0812 Lamongan kini dikukuhkan sebagai kampung tanpa residu. Tiga sektor utamapertanian, peternakan, dan perikanan berintegrasi penuh sehingga tidak ada limbah yang terbuang sia-sia.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat mendampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam peresmian Kampung Pandu di Desa Jotosanur, Lamongan, Senin (16/6/2025).

“Dulu tempat ini arena kejuaraan motorcross, sekarang disulap menjadi kampung pangan terpadu. Di sini tidak ada lagi limbah yang terbuang sia-sia. Kotoran ternak diolah jadi pupuk, sisa pertanian jadi pakan ternak. Semua dimanfaatkan. Bisa dikatakan Kampung Pandu adalah kampung tanpa residu,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Kampung Pandu juga menjadi pusat inovasi dan riset. Kodim 0812 Lamongan berhasil mengembangkan varietas padi unggul PJM 01 hingga PJM 04. Selain itu, kawasan ini menjadi wahana kolaborasi akademis dan pengembangan inovasi melalui Satgas Sego Boran sebagai bagian dari upaya swasembada pangan.

Gubernur Khofifah menyebut konsep integrated farming di Kampung Pandu tidak hanya mendukung green economy melalui pertanian, tetapi juga menyentuh sektor peternakan dan perikanan dalam kerangka blue economy.

“Kalau ada yang ingin melihat konsep blue economy, datanglah ke Kampung Pandu Lamongan. Ekosistem hulu-hilir di sini terbangun dengan sangat baik, daur ulangnya luar biasa,” kata Khofifah.

Khofifah menekankan pentingnya inovasi, kreativitas, dan komitmen yang diwujudkan melalui teknologi tepat guna sederhana untuk memperkuat pertanian terintegrasi. Ia berharap inovasi ini dapat direplikasi di seluruh wilayah Jawa Timur.

Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan bahwa integrated farming tidak harus berada dalam satu lahan atau lokasi yang sama. Yang terpenting adalah integrasi kebermanfaatan antar sektor.

“Kita ingin membangun sistem yang saling bersinergi dan memanfaatkan potensi satu sama lain. Ini tidak mudah. Saya berharap seluruh pihak di sini terus berinovasi,” tegas Rudy.

Pangdam juga berkomitmen untuk mengembangkan konsep integrated farming di setiap Komando Resor Militer di Jawa Timur dengan lahan minimal 10 hektare sebagai upaya mendukung swasembada pangan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Lamongan bersama Gubernur Khofifah dan Pangdam Rudy juga melakukan panen padi varietas PJM 01 di masa tanam ketiga dan meresmikan Bukit Tidar (Tunas Indonesia Berkibar).

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru