Kapolres Lamongan Buka Dialog dengan Peternak Rakyat, Bahas Perizinan hingga Solusi Usaha

Kamis, 2 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Tengah) Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

(Tengah) Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kepolisian Resor (Polres) Lamongan membuka ruang dialog bersama perwakilan Perkumpulan Peternak Rakyat yang tergabung dalam Pejuang FCR pada Rabu (1/10). Pertemuan berlangsung di Gedung SKJ Polres Lamongan, dipimpin langsung Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H.

Sebelumnya, ratusan peternak menggelar orasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Lamongan. Aksi tersebut dilakukan untuk menyuarakan keresahan terkait regulasi usaha yang dinilai menyulitkan. Setelah menyampaikan aspirasi di DPRD, perwakilan kelompok peternak kemudian diterima Kapolres untuk melanjutkan audiensi secara formal.

Dalam forum yang turut dihadiri pejabat utama (PJU) Polres Lamongan, Kapolres menegaskan bahwa pihaknya siap menjadi jembatan komunikasi antara peternak dengan instansi terkait. Ia juga menekankan pentingnya menciptakan dialog yang kondusif agar solusi bisa dirumuskan secara bersama-sama.

“Saya selaku Kapolres Lamongan menerima teman-teman peternak dengan tangan terbuka. Semoga forum ini menjadi jalan keluar yang membangun. Kami akan memberikan edukasi terkait perizinan usaha, sehingga dapat dijadikan acuan bersama. Terima kasih atas kedatangannya, semoga kita semua diberikan kesehatan dan kelancaran,” ujar AKBP Agus.

Ketua Pejuang FCR Lamongan, Aminarto, menyampaikan penghargaan atas sambutan hangat dari pihak kepolisian. Menurutnya, peternak hanya ingin memastikan aturan yang berlaku dapat diterapkan dengan jelas dan tidak memberatkan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres dan jajarannya yang sudah menerima kami dengan tangan terbuka. Yang kami sampaikan hanyalah keluhan terkait regulasi perizinan yang hingga kini masih membingungkan dan menimbulkan keresahan di lapangan,” ungkap Aminarto.

Audiensi yang berlangsung lebih dari satu jam tersebut berjalan tertib, tanpa adanya aksi lanjutan. Dalam pertemuan, sejumlah perwakilan peternak menuturkan langsung tantangan yang mereka hadapi, mulai dari keterbatasan akses perizinan, biaya operasional, hingga kekhawatiran terhadap ketidakpastian regulasi.

Polres Lamongan menegaskan komitmennya mendukung keberlangsungan usaha peternak sebagai mitra masyarakat. Namun, Kapolres juga mengingatkan agar seluruh kegiatan usaha tetap mematuhi ketentuan hukum yang berlaku. “Kami ingin para peternak bisa berkembang, tapi tetap sesuai aturan. Jika ada kesulitan, mari kita cari solusi bersama,” tegas AKBP Agus.

Pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan bahwa komunikasi antara peternak dan pihak kepolisian akan terus dijaga, demi menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkeadilan di Lamongan.

“Harapan kami, dialog ini tidak berhenti di sini, tetapi bisa berlanjut dengan tindak lanjut nyata yang membantu peternak di lapangan,” tutup Aminarto, Ketua Pejuang FCR Lamongan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Berita Terbaru