LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo bersama unsur Forkopimcam menghadiri grand opening Kedai Kopi Wepepe di utara Pasar Hewan Tikung, Jalan Raya Mantup, Rabu (6/2/2026) malam. Kegiatan yang dihadiri Bupati Lamongan Yuhronur Efendi itu menegaskan dukungan pemerintah daerah dan aparat terhadap pertumbuhan UMKM, sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Acara pembukaan berlangsung pukul 19.00–23.00 WIB dan dihadiri sekitar 100 pengunjung. Selain Kapolsek Tikung, tampak hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan Mohammad Nalikan, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Tikung Sujirman Sholeh, Pjs Danramil Tikung Pelda Budi K, pemilik Kedai Kopi Wepepe Didik Yulianto dan Eny Windhi, serta General Manager kedai, Muhammad Dava Surya.
Rangkaian kegiatan diawali pengguntingan pita, pembukaan, pembacaan doa, sambutan-sambutan, hingga ramah tamah dan hiburan. Dalam sambutannya, pemilik Kedai Kopi Wepepe menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah dan unsur keamanan. Mereka berharap kehadiran kedai ini dapat membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi lokal, dan menjadi ruang kreatif bagi warga Tikung.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menekankan pentingnya kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan aparat keamanan. Menurutnya, sektor UMKM, termasuk kedai kopi, memiliki peran strategis dalam pemulihan dan pertumbuhan ekonomi daerah. “Pemerintah daerah mendorong UMKM tumbuh sehat, taat aturan, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Dari sisi pengamanan, Polsek Tikung menerjunkan personel untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Petugas pengamanan terdiri dari unsur Polri, TNI, dan Satpol PP. Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo mengatakan kehadiran aparat merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat. “Kami memastikan kegiatan masyarakat berlangsung aman dan kondusif, sekaligus memberi rasa nyaman bagi pengunjung dan pelaku usaha,” katanya.
AKP Anang juga mengingatkan pengelola usaha untuk tetap mematuhi perizinan, menjaga ketertiban lingkungan, serta berkoordinasi dengan aparat jika menggelar kegiatan yang berpotensi menarik massa. “Sinergi ini penting agar iklim usaha tumbuh tanpa mengganggu kamtibmas,” tegasnya.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 22.00 WIB dalam kondisi aman dan kondusif. Kehadiran Forkopimcam pada pembukaan Kedai Kopi Wepepe dinilai sebagai sinyal positif bagi iklim investasi skala UMKM di Lamongan, sekaligus menunjukkan komitmen aparat dan pemerintah dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat secara berimbang antara pertumbuhan usaha dan keamanan lingkungan.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar