Kebakaran Tumpukan Blotong di Ngimbang Lamongan Dipadamkan, Warga Diimbau Waspada

Jumat, 28 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas memadamkan api pada tumpukan blotong di area perusahaan di Dusun Pule, Lamongrejo, Ngimbang, Lamongan, Kamis (27/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas memadamkan api pada tumpukan blotong di area perusahaan di Dusun Pule, Lamongrejo, Ngimbang, Lamongan, Kamis (27/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kebakaran melanda tumpukan blotong atau ampas tebu di area sebuah perusahaan di Dusun Pule, Desa Lamongrejo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Api pertama kali diketahui petugas keamanan perusahaan saat melakukan patroli. Kebakaran berhasil dipadamkan setelah personel Polsek Ngimbang bersama petugas pemadam kebakaran dan instansi terkait melakukan penanganan di lokasi.

Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, S.Pd mengatakan, satpam perusahaan melihat adanya api pada tumpukan blotong yang berada di area perusahaan.

“Kejadian pertama kali diketahui oleh petugas keamanan perusahaan saat melakukan patroli. Satpam melihat adanya api pada tumpukan blotong yang berada di area perusahaan,” jelasnya.

Kebakaran diduga dipicu kondisi cuaca panas dan angin. Material blotong serta rumput atau ilalang di sekitar lokasi yang dalam kondisi kering membuat api lebih mudah merambat.

Setelah menerima laporan, Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, SH bersama anggota segera mendatangi lokasi dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

“Petugas dari Polsek Ngimbang bersama instansi terkait kemudian melakukan pemadaman menggunakan mobil pemadam dari Kecamatan Ngimbang dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Lamongan,” lanjut Hamzaid.

Proses pemadaman dilakukan dengan menyemprotkan air ke titik api sekaligus pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api dan memperluas area kebakaran.

Petugas juga mengerahkan alat berat untuk membuka serta memisahkan tumpukan blotong. Langkah tersebut dilakukan agar titik-titik api yang berada di bagian dalam tumpukan dapat dijangkau dan dipadamkan secara maksimal.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Polisi juga menyebut tidak ada kerugian yang dilaporkan.

Polres Lamongan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama ketika cuaca panas disertai angin kencang.

“Material kering seperti ampas tebu, rumput, dan ilalang sebaiknya tidak ditumpuk sembarangan serta dijauhkan dari sumber api untuk mencegah terjadinya kebakaran,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta
Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga
Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah
Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons
Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan
Dolomit atau Bentonit, DLH Lamongan Turun Cek Lima Industri Usai Protes Warga Paciran
Angin Kencang Robohkan 15 Tenda Pameran di Babat Lamongan
Lahan Tebu 4.000 Meter Persegi di Lamongan Terbakar, Ini Penyebabnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:13

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta

Selasa, 15 September 2026 - 14:50

Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga

Selasa, 15 September 2026 - 09:35

Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah

Senin, 14 September 2026 - 19:39

Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons

Senin, 14 September 2026 - 08:28

Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan

Berita Terbaru