PASURUAN, RadarBangsa.co.id — Simpang empat Patung Sapi di Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, kembali menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas. Hanya berselang sekitar satu bulan setelah kecelakaan pada 7 Juli 2026, kawasan tersebut kembali diguncang kecelakaan beruntun yang melibatkan empat unit truk, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kecelakaan karambol tersebut diduga dipicu truk tronton yang mengalami rem blong saat melaju dari arah selatan menuju utara. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun, dua sopir harus dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka-luka.
Kapolsek Pandaan Kompol Slamet Prayitno mengatakan, kecelakaan bermula ketika truk tronton bernopol AG-9974-UD yang mengangkut air mineral kemasan melaju menuju simpang empat Patung Sapi.
Saat tiba di lokasi, lampu lalu lintas dalam kondisi menyala merah. Truk tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga tidak dapat berhenti dan melaju tak terkendali.
Truk tronton itu kemudian menghantam bagian belakang truk Hino boks bernopol A-8238-YX yang tengah berhenti mengantre di lampu merah.
“Kendaraan tronton ini menabrak truk boks di depannya yang sedang berhenti karena lampu merah. Kami masih mendalami penyebab pastinya, namun dugaan awal karena rem blong,” ujar Kompol Slamet.
Benturan keras tersebut membuat truk Hino boks terdorong ke depan. Kendaraan itu kemudian menabrak truk tronton lain bernopol AG-8100-UR yang berada di depannya dan juga tengah berhenti menunggu lampu hijau.
Di saat bersamaan, sebuah dump truck bernopol N-9670-UH yang berada tepat di belakang truk tronton pemicu kecelakaan berusaha menghindari rangkaian tabrakan tersebut.
Sopir dump truck membanting setir ke kanan. Namun, upaya menghindar itu justru membuat kendaraan keluar jalur hingga menabrak dan naik ke atas median jalan.
“Sopir dump truck mencoba menghindar dengan membanting setir ke kanan. Namun, kendaraan justru menabrak dan naik ke atas median jalan,” kata Slamet.
Akibat kecelakaan tersebut, sopir truk tronton AG-9974-UD dan sopir truk Hino boks A-8238-YX mengalami luka-luka. Keduanya langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Prima Husada, Sukorejo, untuk mendapatkan penanganan medis.
Petugas kepolisian memastikan situasi di lokasi telah terkendali. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan beruntun tersebut.
Sementara itu, nilai kerugian materiil akibat kerusakan sejumlah kendaraan yang terlibat masih dalam proses pendataan.
“Dipastikan nihil korban jiwa. Untuk kerugian materiil masih kami data, dan penanganan kasus kecelakaan ini selanjutnya dilimpahkan ke Satlantas Polres Pasuruan,” pungkas Kompol Slamet.
Penulis : Ahmad
Editor : Zainul Arifin


















Komentar