Kecelakaan 4 Truk di Pandaan Pasuruan, Diduga Rem Blong, Dua Sopir Luka-luka

Senin, 10 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN, RadarBangsa.co.id — Simpang empat Patung Sapi di Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, kembali menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas. Hanya berselang sekitar satu bulan setelah kecelakaan pada 7 Juli 2026, kawasan tersebut kembali diguncang kecelakaan beruntun yang melibatkan empat unit truk, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kecelakaan karambol tersebut diduga dipicu truk tronton yang mengalami rem blong saat melaju dari arah selatan menuju utara. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun, dua sopir harus dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka-luka.

Kapolsek Pandaan Kompol Slamet Prayitno mengatakan, kecelakaan bermula ketika truk tronton bernopol AG-9974-UD yang mengangkut air mineral kemasan melaju menuju simpang empat Patung Sapi.

Saat tiba di lokasi, lampu lalu lintas dalam kondisi menyala merah. Truk tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga tidak dapat berhenti dan melaju tak terkendali.

Truk tronton itu kemudian menghantam bagian belakang truk Hino boks bernopol A-8238-YX yang tengah berhenti mengantre di lampu merah.

“Kendaraan tronton ini menabrak truk boks di depannya yang sedang berhenti karena lampu merah. Kami masih mendalami penyebab pastinya, namun dugaan awal karena rem blong,” ujar Kompol Slamet.

Benturan keras tersebut membuat truk Hino boks terdorong ke depan. Kendaraan itu kemudian menabrak truk tronton lain bernopol AG-8100-UR yang berada di depannya dan juga tengah berhenti menunggu lampu hijau.

Di saat bersamaan, sebuah dump truck bernopol N-9670-UH yang berada tepat di belakang truk tronton pemicu kecelakaan berusaha menghindari rangkaian tabrakan tersebut.

Sopir dump truck membanting setir ke kanan. Namun, upaya menghindar itu justru membuat kendaraan keluar jalur hingga menabrak dan naik ke atas median jalan.

“Sopir dump truck mencoba menghindar dengan membanting setir ke kanan. Namun, kendaraan justru menabrak dan naik ke atas median jalan,” kata Slamet.

Akibat kecelakaan tersebut, sopir truk tronton AG-9974-UD dan sopir truk Hino boks A-8238-YX mengalami luka-luka. Keduanya langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Prima Husada, Sukorejo, untuk mendapatkan penanganan medis.

Petugas kepolisian memastikan situasi di lokasi telah terkendali. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan beruntun tersebut.
Sementara itu, nilai kerugian materiil akibat kerusakan sejumlah kendaraan yang terlibat masih dalam proses pendataan.

“Dipastikan nihil korban jiwa. Untuk kerugian materiil masih kami data, dan penanganan kasus kecelakaan ini selanjutnya dilimpahkan ke Satlantas Polres Pasuruan,” pungkas Kompol Slamet.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta
Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga
Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah
Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons
Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan
Dolomit atau Bentonit, DLH Lamongan Turun Cek Lima Industri Usai Protes Warga Paciran
Angin Kencang Robohkan 15 Tenda Pameran di Babat Lamongan
Lahan Tebu 4.000 Meter Persegi di Lamongan Terbakar, Ini Penyebabnya
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:13

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta

Selasa, 15 September 2026 - 14:50

Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga

Selasa, 15 September 2026 - 09:35

Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah

Senin, 14 September 2026 - 19:39

Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons

Senin, 14 September 2026 - 08:28

Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan

Berita Terbaru