LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Deket–Lamongan, tepatnya di Desa Pandanpancur, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 04.50 WIB. Insiden tersebut melibatkan truk tronton P-9454-VJ dan truk Colt Diesel W-8777-EA.
Kasat Lantas Polres Lamongan AKP I Made Hadi Krisna W, S.Tr.K., S.I.K. melalui Kasihumas IPDA M. Hamzaid, S.Pd menjelaskan, kecelakaan bermula ketika truk tronton yang dikemudikan BU, laki-laki berusia 47 tahun asal Kabupaten Lumajang, melaju dari arah timur ke barat di lajur sebelah kanan.
“Sesampainya di lokasi kejadian, dari arah yang sama melaju truk Colt Diesel yang dikemudikan BR (Laki laki,45) Warga Wringinanom Gresik dengan membawa tiga penumpang,” jelasnya.
Saat itu, jarak antara kedua kendaraan sudah dekat. Pengemudi Colt Diesel diduga kurang konsentrasi sehingga kendaraan tersebut menabrak bagian belakang truk tronton.
“Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi truk Colt Diesel, BR, mengalami patah tulang pada kedua kaki dan meninggal dunia,” lanjutnya.
Selain pengemudi, terdapat tiga penumpang dalam Colt Diesel. AK (41) mengalami nyeri dada dan punggung, S (47) mengalami cedera kepala, sedangkan AM (47) mengalami nyeri dada.
Petugas Satlantas Polres Lamongan yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), membantu proses evakuasi, serta membawa seluruh korban ke RS Muhammadiyah Lamongan untuk mendapatkan penanganan medis.
Akibat kecelakaan tersebut, truk tronton mengalami kerusakan pada bagian belakang. Sementara Colt Diesel mengalami kerusakan berat pada bagian kabin depan. Kerugian materiil akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp20 juta.
Polres Lamongan mengimbau pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Pengemudi diminta berkonsentrasi penuh, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, serta tidak memaksakan diri ketika kondisi fisik kurang prima.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan berkonsentrasi penuh saat berkendara. Pengemudi juga wajib menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya, menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan tidak memaksakan diri apabila kondisi fisik kurang prima. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan,” imbaunya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar