SAMPANG, RadarBangsa.co.id — Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Desa Jrengik, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Sebuah truk bernomor polisi M 9478 UN dilaporkan oleng hingga masuk ke dalam parit.
Insiden ini diduga dipicu kondisi pengemudi yang tidak prima, sehingga kehilangan kendali saat melintas di jalur tersebut.
Berdasarkan informasi kepolisian, truk yang dikemudikan Nurul Hidyat melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan stabil. Namun, saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tiba-tiba bergerak ke sisi kiri jalan.
Kendaraan kemudian keluar jalur dan terperosok ke dalam parit. Selain itu, truk juga menghantam area persawahan milik warga setempat hingga menyebabkan kerusakan pada lahan pertanian.
Benturan keras turut merusak fasilitas umum di sekitar lokasi. Dinding penahan jalan atau plengsengan mengalami kerusakan cukup parah akibat tertabrak badan kendaraan saat terjatuh.
Kasihumas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menjelaskan bahwa dugaan awal penyebab kecelakaan adalah faktor kelelahan pengemudi.
“Semula kendaraan truk melaju dari arah barat ke timur, sesampainya di TKP diduga pengemudi mengantuk kemudian kendaraan oleng ke kiri sehingga masuk ke dalam parit dan mengenai sawah,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerusakan juga terjadi pada infrastruktur jalan. “Plengsengan Jalan Raya Jrengik mengalami kerusakan dengan panjang kurang lebih sekitar 4 meter,” ungkapnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, kejadian ini berdampak pada kerugian material, baik pada fasilitas umum maupun lahan milik warga. Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya kesiapan fisik pengemudi, terutama saat berkendara di waktu dini hari.
Kecelakaan akibat kelelahan masih menjadi salah satu faktor dominan di jalur antarkota. Polisi menilai, kesadaran pengemudi untuk beristirahat masih perlu ditingkatkan guna menekan angka kecelakaan.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut telah ditangani Unit Laka Lantas Polres Sampang untuk proses evakuasi kendaraan dan pendataan kerugian. Polisi juga mengimbau pengendara agar tidak memaksakan diri saat mengantuk.
“Keselamatan adalah prioritas, segera beristirahat jika kondisi tubuh tidak fit,” pungkas AKP Eko Puji Waluyo.
Penulis : Yak
Editor : Zainul Arifin


















Komentar