Kecelakaan Truk di Sampang, Sopir Diduga Mengantuk Masuk Parit

Selasa, 7 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto AI

Foto AI

SAMPANG, RadarBangsa.co.id — Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Desa Jrengik, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Sebuah truk bernomor polisi M 9478 UN dilaporkan oleng hingga masuk ke dalam parit.

Insiden ini diduga dipicu kondisi pengemudi yang tidak prima, sehingga kehilangan kendali saat melintas di jalur tersebut.

Berdasarkan informasi kepolisian, truk yang dikemudikan Nurul Hidyat melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan stabil. Namun, saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tiba-tiba bergerak ke sisi kiri jalan.

Kendaraan kemudian keluar jalur dan terperosok ke dalam parit. Selain itu, truk juga menghantam area persawahan milik warga setempat hingga menyebabkan kerusakan pada lahan pertanian.

Benturan keras turut merusak fasilitas umum di sekitar lokasi. Dinding penahan jalan atau plengsengan mengalami kerusakan cukup parah akibat tertabrak badan kendaraan saat terjatuh.

Kasihumas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menjelaskan bahwa dugaan awal penyebab kecelakaan adalah faktor kelelahan pengemudi.

“Semula kendaraan truk melaju dari arah barat ke timur, sesampainya di TKP diduga pengemudi mengantuk kemudian kendaraan oleng ke kiri sehingga masuk ke dalam parit dan mengenai sawah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerusakan juga terjadi pada infrastruktur jalan. “Plengsengan Jalan Raya Jrengik mengalami kerusakan dengan panjang kurang lebih sekitar 4 meter,” ungkapnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, kejadian ini berdampak pada kerugian material, baik pada fasilitas umum maupun lahan milik warga. Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya kesiapan fisik pengemudi, terutama saat berkendara di waktu dini hari.

Kecelakaan akibat kelelahan masih menjadi salah satu faktor dominan di jalur antarkota. Polisi menilai, kesadaran pengemudi untuk beristirahat masih perlu ditingkatkan guna menekan angka kecelakaan.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut telah ditangani Unit Laka Lantas Polres Sampang untuk proses evakuasi kendaraan dan pendataan kerugian. Polisi juga mengimbau pengendara agar tidak memaksakan diri saat mengantuk.

“Keselamatan adalah prioritas, segera beristirahat jika kondisi tubuh tidak fit,” pungkas AKP Eko Puji Waluyo.

Penulis : Yak

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta
Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga
Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah
Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons
Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan
Dolomit atau Bentonit, DLH Lamongan Turun Cek Lima Industri Usai Protes Warga Paciran
Angin Kencang Robohkan 15 Tenda Pameran di Babat Lamongan
Lahan Tebu 4.000 Meter Persegi di Lamongan Terbakar, Ini Penyebabnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:13

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta

Selasa, 15 September 2026 - 14:50

Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga

Selasa, 15 September 2026 - 09:35

Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah

Senin, 14 September 2026 - 19:39

Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons

Senin, 14 September 2026 - 08:28

Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan

Berita Terbaru