JEMBER, RadarBangsa.co.id – Bupati Jember, Muhammad Fawait, resmi membuka Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat yang digelar Pengcab Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jember di GOR PKPSO Kaliwates, Sabtu (14/2/2026). Ajang ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Jember untuk menjaring bibit atlet unggul sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal.
Dalam sambutannya, Gus Fawait menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga warisan budaya yang membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, pembinaan atlet harus berjalan seiring dengan penguatan pendidikan formal.
Ia menjanjikan dukungan konkret bagi atlet berprestasi, mulai dari kemudahan akses pendidikan hingga beasiswa perguruan tinggi. “Bagi anak-anak Jember yang juara, pemerintah akan hadir. Lulusan SD berprestasi bebas memilih SMP, begitu pula jenjang SMA. Untuk tingkat perguruan tinggi, kami siapkan beasiswa khusus agar atlet tidak hanya unggul di gelanggang, tetapi juga secara akademik,” ujarnya di hadapan ratusan pesilat dan ofisial.
Selain aspek prestasi, Bupati menyoroti dampak ekonomi dari penyelenggaraan event olahraga. Kehadiran ratusan atlet dan pendamping disebut memberi efek berganda bagi pelaku UMKM dan sektor perhotelan. “Hotel penuh, dagangan UMKM meningkat. Inilah multiplier effect kegiatan olahraga yang harus terus diperbanyak,” katanya.
Ketua Umum IPSI Jember yang juga Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, menyampaikan bahwa Kejurkab diikuti berbagai kategori usia dengan target pemetaan atlet menuju Porprov 2027. Pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Dispora untuk memperkuat eksistensi pencak silat melalui kurikulum maupun ekstrakurikuler sekolah.
“Kami optimistis dengan dukungan pelatih bersertifikat nasional, kualitas teknik atlet Jember akan meningkat signifikan,” tegasnya.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin








