Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi Inklusif di Padang, Disabilitas dan Lansia Disiapkan Terserap Kerja

Jumat, 13 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG, RadarBangsa.co.id — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menghadirkan pelatihan vokasi inklusif bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia) produktif di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Padang (BPVP) Padang. Program ini menargetkan peningkatan kompetensi sekaligus memastikan lulusan terserap pasar kerja di Kota Padang, Sumatera Barat.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meninjau langsung pelatihan tersebut, Kamis (12/2/2026). Ia menegaskan, akses pelatihan vokasi harus terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok yang selama ini memiliki hambatan struktural untuk masuk ke dunia kerja.

“Pelatihan vokasi harus menjadi ruang yang inklusif dan aksesibel. Ini adalah harapan bagi mereka yang tidak memiliki akses memadai untuk meningkatkan kompetensi, masuk ke pasar kerja, maupun berwirausaha,” ujar Yassierli di sela kunjungan.

Program di BPVP Padang mencakup pelatihan pengelolaan kafe bagi peserta disabilitas tunarungu dan pelatihan tata boga bagi lansia produktif. Untuk kelas kafe, peserta dibekali keterampilan barista, pengelolaan kasir digital, manajemen kafe, hingga pelayanan pramusaji. Sementara lansia mendapatkan penguatan keterampilan kuliner berbasis kebutuhan pasar lokal.

Menurut Yassierli, pelatihan dirancang dengan skema hulu-hilir yang jelas. Selain kurikulum adaptif dan instruktur suportif, Kemnaker memastikan adanya penempatan kerja bagi lulusan. “Lulusan pelatihan pengelolaan kafe akan ditempatkan di salah satu kafe di Kota Padang. Ini menjadi bukti bahwa keterampilan mereka memang dibutuhkan industri,” katanya.

Ia mengapresiasi kolaborasi BPVP Padang dengan Yayasan Rumah Inklusi Padang dalam mendampingi peserta disabilitas. Hingga hari keempat dari total 10 hari pelatihan, kemajuan peserta dinilai signifikan. Mereka telah mampu mengoperasikan mesin espresso dan mengelola transaksi digital secara mandiri.

Yassierli menekankan pentingnya konsep belajar sepanjang hayat. Lansia, menurutnya, tetap memiliki hak untuk meningkatkan kompetensi, memperoleh informasi pasar kerja, dan membuka peluang wirausaha. “Kolaborasi ini harus dijaga agar akses peningkatan keterampilan tidak berhenti pada usia tertentu,” tegasnya.

Secara konteks, data ketenagakerjaan menunjukkan kelompok disabilitas dan lansia kerap menghadapi keterbatasan akses pelatihan dan peluang kerja formal. Melalui pendekatan inklusif berbasis kebutuhan industri food and beverage (F&B), Kemnaker berharap model di Padang dapat direplikasi di daerah lain di Sumatera Barat maupun nasional.

“Tujuan kami jelas, mendorong kemandirian ekonomi penyandang disabilitas dan lansia produktif. Kami mengajak dunia usaha membuka ruang kerja yang setara,” tutup Yassierli.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru