Kendal Jadi Penyangga Bawang Merah Terbesar Kedua di Jateng

Jumat, 2 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Dengan produktivitas 9,86 ton per hektare, Kabupaten Kendal sebagai daerah penyangga bawang merah terbesar kedua di Jawa Tengah (Jateng).

Dari data pertanaman tahun 2024 mencatat luas tanam bawang merah di Kabupaten Kendal mencapai 2.761 hektare dengan luas panen 2.553 hektare. Total produksi menembus 25.166 ton dengan produktivitas rata-rata 9,86 ton per hektare, menempatkan Kendal sebagai salah satu daerah penghasil terbesar di Jateng.

Peran strategis tersebut juga diakui Kementerian Pertanian. Kabupaten Kendal ditetapkan sebagai daerah penyangga bawang merah terbesar kedua di Jawa Tengah setelah Kabupaten Brebes.

Sentra produksi bawang merah tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Ringinarum, Ngampel, Pegandon, Weleri, dan Gemuh. Sebaran ini menunjukkan kekuatan hulu sektor hortikultura Kendal yang ditopang oleh luas lahan, pengalaman petani, serta kualitas hasil panen kompetitif.

Bupati Kendal Dyah Kartika menegaskan, keberhasilan sektor bawang merah menjadi indikator penting pembangunan pertanian daerah, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

“Bawang merah merupakan komoditas strategis Kendal. Melalui penguatan jejaring pasar dan kepastian harga, kami ingin menjadikan sektor ini sebagai penggerak utama ekonomi perdesaan,” ujar Dyah saat panen raya di Desa Krompaan, Kecamatan Gemuh, Jumat 2/1/2025.

Menurut Dyah, meningkatnya produksi bawang merah berkontribusi langsung terhadap Nilai Tukar Petani (NTP), menjadi tolok ukur kesejahteraan petani di Kabupaten Kendal.

Untuk memperkuat posisi Kendal sebagai sentra bawang merah, pemerintah daerah telah membangun Bangsal Bawang Merah dan mendorong pembentukan paguyuban petani. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat kelembagaan, memperpendek rantai distribusi, serta meningkatkan daya tawar petani.

Dari sisi regional, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Muhammad Agung Sunusi, menyebut Kendal memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga bawang merah di Jawa Tengah.

“Produksi bawang merah Kendal relatif stabil. Dengan kontribusi sekitar 25 ribu ton per tahun, Kendal menjadi salah satu barometer harga bawang merah di Jawa Tengah,” kata Agung.

Ia menambahkan, produksi bawang merah Jateng pada 2024 mencapai 607.897 ton. Dari jumlah tersebut. “Sekarang Kabupaten Kendal menempati peringkat kedua sebagai daerah penghasil bawang merah terbesar di provinsi Jawa Tengah,”tandasnya.

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru