Kerja Keras Kepolisian Bongkar Praktek Prostitusi Anak di Jakarta Diapresiasi Menteri PPPA

- Redaksi

Kamis, 30 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian, diantaranya Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan yang baru-baru ini berhasil membongkar praktik eksploitasi dan prostitusi anak diantaranya kawasan Rawa Bebek Jakarta Utara dan Apartemen Kalibata City.

“Saya memberikan apresiasi besar kepada segenap aparat kepolisian atas kerja kerasnya membongkar kasus eksploitasi dan perdagangan anak yang dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial. Saya berterimakasih polisi sudah menangkap para pelaku kejahatan dan menyelamatkan para korban. Perbuatan para pelaku yang sengaja melalui media sosial menjebak para korban yang masih anak-anak sungguh di luar perikemanusiaan dan merusak masa depan para korban anak,” ucap Menteri Bintang. Selasa, (28/1/2020)

Lebih lanjut, Menteri Bintang menegaskan pihaknya mendukung setiap tindakan hukum bagi pelaku dan berharap polisi dapat mengenakan ancaman pidana sesuai ketentuan hukum dalam Undang – Undang Perlindungan Anak dan Undang – Undang tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Sementara itu, untuk para korban anak, pihak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) akan senantiasa memastikan korbannya mendapatkan perlindungan dan rehabilitasi akibat trauma yang ditimbulkan selama mereka dipekerjakan. Untuk itu, kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Sosial.

Mengingat saat ini banyak kasus eksploitasi anak dengan menggunakan media sosial, Menteri Bintang meminta agar para orangtua, kerabat dekat, dan guru lebih memperhatikan dan memastikan agar anak mengakses konten positif selama berselancar di internet dan mendiskusikan sisi positif dan negatif dari media sosial. Dalam hal ini, orangtua sangat dibutuhkan kehadirannya untuk lebih dekat dengan anak-anak mereka sehingga anak-anak merasa nyaman berbincang dan tidak ada hambatan bagi anak ketika menceritakan permasalahan dengan orangtuanya.

Kemen PPPA memberikan perhatian besar terhadap penggunaan media sosial sebagai media perantara bagi pelaku untuk menjerat para korbannya. Kemen PPPA juga bekerjasama dengan stake holder lainnya. Sejak 2017 Kemen PPPA gencar mengampanyekan program Internet Sehat dan Internet Ramah Anak untuk memberikan kesadaran kepada pengguna internet khususnya anak-anak untuk lebih mawas diri saat berselancar di dunia maya. Tidak hanya anak-anak, orangtua juga dilibatkan dalam kampanye agar ikut mengawasi penggunaan internet. (Ari)

Lainnya:

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru