Kesal Terus Ditagih Cincin Emas dan Tas, Pria di Kendal Tega Bunuh Perempuan

Selasa, 23 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Motif di balik pembunuhan seorang perempuan berinisial L yang jasadnya ditemukan di selokan pinggir Jalan Alteri Weleri, Desa Sambongsari, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, akhirnya terungkap. Polisi menyebut pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena merasa jengkel dan emosi akibat terus ditagih janji untuk membelikan cincin emas dan tas.

Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Bondan Wicaksono, mengatakan pelaku berinisial AKN telah ditangkap kurang dari tiga hari setelah jasad korban ditemukan pada Minggu (14/6/2026).

Dari hasil pemeriksaan, pembunuhan bermula pada Kamis (11/6/2026) saat korban dan tersangka menginap di sebuah hotel di wilayah Sukorejo.

Usai melakukan hubungan badan, korban kembali menagih janji tersangka yang sebelumnya berjanji akan membelikannya cincin emas dan tas. Namun, tersangka mengaku tidak memiliki uang untuk memenuhi permintaan tersebut.

Setelah keluar dari hotel dan melanjutkan perjalanan menggunakan mobil, keduanya kembali terlibat cekcok. Pertengkaran dipicu permintaan korban yang terus mendesak tersangka untuk merealisasikan janjinya.

“Motifnya karena tersangka merasa jengkel dan emosi karena korban terus menagih janji untuk dibelikan cincin emas dan tas,” kata Bondan dalam konferensi pers, Selasa (23/6/2026).

Emosi yang memuncak membuat tersangka kehilangan kendali. Di dalam mobil, tersangka mencekik leher korban menggunakan kedua tangannya. Saat terjadi aksi kekerasan tersebut, kepala korban bagian kiri juga sempat membentur sisi dalam kendaraan akibat dorongan dari tersangka.

“Tersangka mencekik korban sekitar dua menit hingga korban lemas dan tidak bisa bernapas. Korban kemudian meninggal dunia,” ujarnya.

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, tersangka membuang jasad korban ke selokan di pinggir Jalan Alteri Weleri, Desa Sambongsari, Kecamatan Weleri. Jasad korban baru ditemukan warga beberapa hari kemudian.

Kasus tersebut berhasil diungkap melalui penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Kendal bersama Subdit Jatanras Polda Jawa Tengah. Polisi kemudian menangkap tersangka di luar kota dalam waktu kurang dari 3×24 jam.

Dalam perkara ini, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian korban, uang tunai Rp10 juta, beberapa unit telepon genggam, satu unit mobil Toyota Corolla DX tahun 1983 yang digunakan tersangka, kalung emas, jam tangan, dan kartu debit.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 458 Ayat (1) KUHP tentang pembunuhan dan atau Pasal 479 Ayat (3) juncto Pasal 479 Ayat (1) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian. Tersangka terancam hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun.

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Lamongan, Ibu dan Balita Tewas
Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta
Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu
Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya
Bendahara II KONI Kendal MRS Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Rp798 Juta
Karhutla Jember Mulai Mereda, Perhutani Ingatkan Bahaya Bakar Hutan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 05:26

Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Lamongan, Ibu dan Balita Tewas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:04

Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:43

Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu

Berita Terbaru