Ketum Puskop Kartika Bhirawa Bahas Arah Kebijakan 2025

- Redaksi

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Puskop Kartika Bhirawa Anoraga memimpin RAK Tahun 2025 di Malang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ketua Umum Puskop Kartika Bhirawa Anoraga memimpin RAK Tahun 2025 di Malang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Puskop Kartika Bhirawa Anoraga mulai menyiapkan arah kebijakan untuk tahun 2025 melalui Rapat Anggota Konsultasi (RAK) yang dipimpin Ketua Umum, Letkol Inf Khamim Thohari S.Sos., M.Si. Forum ini menjadi ruang evaluasi dan penyelarasan rencana kerja koperasi di lingkungan Kodam V/Brawijaya.

Kegiatan yang digelar di Jl. Panglima Sudirman C-2 Malang ini dihadiri Pabandya Watpers Kodam V/Brawijaya Letkol Caj Arif Nur Haryanto S.Sos., M.A.P., M.Tr.Mil, jajaran pengurus Puskop KBA, serta seluruh ketua primer koperasi Kodam. Dalam arahannya, Letkol Khamim menekankan bahwa dinamika kebijakan pemerintah pada 2025 menuntut koperasi untuk lebih adaptif terhadap perubahan.

“Program Koperasi Merah Putih, penambahan enam Kodam baru, dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan memengaruhi struktur pembiayaan dan tata kelola ekonomi desa. Dampaknya mungkin tidak langsung ke koperasi TNI AD, namun potensi persaingan maupun perubahan skema pendanaan tetap harus diperhitungkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Puskop KBA perlu membaca peluang di tengah perubahan tersebut. “Koperasi harus tetap mampu memberi manfaat bagi prajurit dan keluarga, sekaligus menjaga daya saing di tengah dinamika ekonomi nasional,” kata Khamim.

RAK juga membahas penyusunan Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Puskop KBA Tahun 2026. Forum ini memberikan delegasi kewenangan kepada pengurus dan pengawas untuk merumuskan langkah prioritas selama satu tahun ke depan.

Salah satu ketua primer koperasi menyebut rapat ini penting untuk menyatukan arah. “Keputusan dalam RAK menjadi pedoman bagi peningkatan kinerja koperasi,” ujarnya.

Rapat ditutup dengan komitmen bersama bahwa koperasi TNI AD tetap menjadi penopang kesejahteraan anggota di tengah perubahan kebijakan pemerintah.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru