Khofifah Apresiasi Siswa Jatim, Juara Umum FIKSI Nasional 2026

Senin, 19 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama para peserta FIKSI Nasional 2026 dalam perayaan keberhasilan Jawa Timur meraih gelar juara umum di Surabaya, 17 Oktober 2026. (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama para peserta FIKSI Nasional 2026 dalam perayaan keberhasilan Jawa Timur meraih gelar juara umum di Surabaya, 17 Oktober 2026. (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Jawa Timur untuk pertama kalinya meraih gelar juara umum Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Nasional 2026. Kontingen Jatim mengumpulkan 18 medali, terdiri atas enam emas, tujuh perak, dan lima perunggu.

Prestasi tersebut menjadi pencapaian baru bagi Jawa Timur dalam ajang yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kerja keras para siswa yang mampu membawa pulang gelar juara umum. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan potensi pelajar dalam mengembangkan gagasan inovatif menjadi peluang usaha.

“Alhamdulillah, murid-murid kita berhasil kembali mencatatkan prestasi membanggakan lewat ajang FIKSI. Ini artinya mereka memiliki tekad kuat dan kesiapan tinggi untuk berkompetisi menjadi entrepreneur masa depan,” ujar Khofifah, Sabtu (17/10).

Dengan enam medali emas, Jatim menempati posisi teratas klasemen akhir. DKI Jakarta berada di peringkat kedua dengan lima emas dan dua perunggu, sedangkan DI Yogyakarta menempati peringkat ketiga dengan tiga emas, empat perak, dan empat perunggu.

Jawa Tengah berada di posisi keempat dengan satu emas, tiga perak, dan dua perunggu. Sementara itu, Jawa Barat menempati peringkat kelima dengan satu emas, dua perak, dan satu perunggu.

Khofifah menyampaikan terima kasih kepada para siswa, guru pendamping, dan seluruh tim yang telah berjuang mengharumkan nama Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut sejalan dengan upaya pemerintah provinsi memperkuat pembinaan kewirausahaan di lingkungan pendidikan.

“Prestasi ini merupakan buah manis dari komitmen berkelanjutan Pemprov Jatim dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan di sekolah, termasuk optimalisasi program Double Track dan SMK berbasis industri,” tegasnya.

“Kita tidak hanya mencetak lulusan yang siap kerja, tetapi juga inovator muda yang mampu menciptakan lapangan kerja baru, mandiri secara ekonomi, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” imbuh Khofifah.

Menurutnya, kewirausahaan pelajar tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan keuntungan, tetapi juga menghadirkan solusi atas persoalan sosial dan lingkungan. Melalui pendekatan sociopreneurship, siswa diharapkan mampu membangun usaha berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menjelaskan, keberhasilan tersebut didukung pembinaan dan pendampingan intensif sebelum kompetisi. Dinas Pendidikan Jatim menggelar tiga tahap coaching clinic dengan melibatkan pakar, lembaga terkait, pihak sekolah, serta orang tua siswa.

Pendampingan meliputi penguatan gagasan, penyempurnaan laporan, hingga latihan presentasi di hadapan dewan juri. Pemusatan latihan juga dilakukan untuk meningkatkan kesiapan mental dan kepercayaan diri peserta.

“Kami bersyukur ikhtiar yang kita lakukan membawa hasil positif. Kami membedah gagasan dan laporan para pelajar satu per satu, memperkuat bagian yang kurang, serta melatih mereka agar mampu mempresentasikan inovasinya secara mantap di hadapan juri,” kata Aries.

Aries menambahkan, FIKSI 2026 menekankan tiga bidang utama, yakni ekonomi hijau, ekonomi kreatif, dan ekonomi digital. Ketiganya menjadi landasan bagi pelajar untuk mengembangkan inovasi usaha yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan.

“Wirausahawan masa depan bukan hanya mereka yang mampu mencetak profit, tetapi juga mereka yang menghadirkan solusi konkret atas permasalahan sosial dan ekologi. Melalui ajang ini, kita melahirkan profil Pelajar Pancasila yang memiliki jiwa sociopreneur tangguh, etis, dan berwawasan global,” ungkapnya.

Aries berharap keberhasilan Jatim meraih gelar juara umum dapat memotivasi sekolah-sekolah untuk terus mengembangkan potensi inovasi dan kewirausahaan siswa.

“Semoga capaian ini memotivasi seluruh generasi muda di Jatim untuk tidak ragu berkarya. Dindik Jatim siap terus mendampingi dan memfasilitasi setiap potensi inovasi anak-anak kita hingga mampu menembus pasar industri lokal maupun internasional,” pungkas Aries.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Ecobrick hingga Maggot, Cara Sekolah di Sidoarjo Kelola Sampah
Gibran Jajal AI Buatan Santri Dalwa, Khofifah Dorong Inovasi Pesantren
Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 450 Murid di Madura Raya
Literasi Politik Mahasiswa, Anggota DPD RI Lia Istifhama dan Unair Bahas Sekolah Legislatif
UIN KHAS Jember Lepas 300 Wisudawan, Perkuat Akses Kerja Alumni
Bupati Bangkalan Harap Sekolah Bebas Kerusakan Berat dan Pungli pada 2028
Abdul Mu’ti Tekankan Pendidikan Inklusif dan STEM di Sidoarjo
Lentera Lamongan Ajak 112 Siswa PAUD Belajar Langsung di Pendopo

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:19

Khofifah Apresiasi Siswa Jatim, Juara Umum FIKSI Nasional 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:50

Dari Ecobrick hingga Maggot, Cara Sekolah di Sidoarjo Kelola Sampah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:43

Gibran Jajal AI Buatan Santri Dalwa, Khofifah Dorong Inovasi Pesantren

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 450 Murid di Madura Raya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:05

Literasi Politik Mahasiswa, Anggota DPD RI Lia Istifhama dan Unair Bahas Sekolah Legislatif

Berita Terbaru