Khofifah Bantah Tuduhan Fee 30 Persen Dana Hibah Jatim di Sidang Tipikor Surabaya

Jumat, 13 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa  memberikan keterangan sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (12/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan keterangan sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (12/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membantah tuduhan menerima fee sebesar 30 persen dalam pengurusan dana hibah kelompok masyarakat (pokmas) yang bersumber dari APBD Pemprov Jawa Timur periode 2019–2022. Bantahan itu disampaikan usai dirinya memberikan keterangan sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya di Juanda, Sidoarjo, Kamis (12/2/2026).

Khofifah hadir memenuhi panggilan majelis hakim untuk memberikan klarifikasi atas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) almarhum Kusnadi, mantan Ketua DPRD Jatim yang menjadi tersangka dalam perkara tersebut. Dalam BAP yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), disebutkan adanya dugaan pembagian fee dari pengajuan hibah pokok pikiran (pokir) DPRD, termasuk kepada gubernur dan wakil gubernur.

“Saya ingin menegaskan bahwa itu tidak benar. Tidak pernah ada penerimaan fee 30 persen seperti yang dituduhkan,” ujar Khofifah kepada awak media.

Menurut dia, tudingan tersebut tidak rasional jika dihitung secara proporsional. Ia menjelaskan, dalam BAP disebutkan pembagian ijon atau fee meliputi 30 persen untuk gubernur, 30 persen untuk wakil gubernur, 10 persen untuk sekretaris daerah, serta 3–5 persen untuk masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Di Pemprov Jatim ada 64 OPD. Kalau masing-masing mendapat 3 persen saja, totalnya sudah hampir 200 persen. Kalau 5 persen, bisa lebih dari 300 persen. Secara logika saja tidak masuk akal,” tegasnya.

Selain gubernur dan wakil gubernur, sejumlah nama pejabat daerah juga disebut dalam persidangan, di antaranya jajaran Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Kepala Bappeda, serta Kepala BPKAD. Mereka diduga menerima fee dengan kisaran 3–10 persen dari pengajuan hibah pokir DPRD selama periode 2019–2024.

Khofifah sebelumnya dijadwalkan hadir sebagai saksi pada Kamis (5/2/2026), namun berhalangan karena agenda yang telah terjadwal. Majelis hakim kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaan hingga ia hadir memberikan keterangan dalam sidang untuk para terdakwa, yakni Jodi Pradana Putra, Hasanuddin, Sukar, dan Wawan Kristiawan. Keempatnya didakwa berkaitan dengan aliran dana hibah yang diterima Kusnadi.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut pengelolaan dana hibah APBD yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat melalui kelompok-kelompok penerima manfaat. Dana hibah pokir DPRD merupakan bagian dari mekanisme penganggaran aspirasi yang memiliki implikasi langsung terhadap pembangunan daerah.

Khofifah menegaskan komitmennya untuk menghormati proses hukum yang berjalan. “Saya hadir untuk memberikan keterangan secara terbuka dan sesuai fakta. Kita serahkan sepenuhnya pada proses persidangan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru