SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menyampaikan dukungan atas langkah Kementerian Agama (Kemenag) yang mengajukan 630 ribu formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi guru madrasah di seluruh Indonesia. Usulan tersebut dinilai sebagai kebijakan strategis untuk memperkuat kesejahteraan dan kepastian kerja tenaga pendidik madrasah.
Lia menegaskan, angka 630 ribu formasi bukan sekadar kuantitas, melainkan indikator komitmen pemerintah dalam memperkuat pendidikan keagamaan. Menurutnya, guru madrasah—termasuk yang mengabdi di lembaga swasta—selama ini menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan nasional.
“Saya mengapresiasi langkah Kemenag yang serius mengusulkan 630 ribu formasi PPPK bagi guru madrasah. Ini menunjukkan keberpihakan nyata terhadap penguatan pendidikan Islam,” ujar senator yang akrab disapa Ning Lia itu, di Surabaya.
Ia menjelaskan, aspirasi mengenai peningkatan status dan kesejahteraan guru madrasah telah lama disuarakan di berbagai daerah, termasuk Jawa Timur. Skema PPPK, lanjutnya, diharapkan memberi kepastian hukum, perlindungan, serta peningkatan kesejahteraan bagi ratusan ribu tenaga pendidik.
Secara kronologis, pengajuan formasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menata kebutuhan aparatur sipil negara, khususnya di sektor pendidikan. Madrasah sebagai lembaga pendidikan berbasis keagamaan memiliki peran sentral dalam membentuk karakter, moral, dan kompetensi generasi bangsa.
“Madrasah adalah bagian integral dari sistem pendidikan nasional. Guru-gurunya berhak mendapat perlakuan yang adil dan setara,” tegas Lia.
Ia berharap proses pembahasan lintas kementerian dapat berjalan efektif agar realisasi formasi PPPK guru madrasah segera terealisasi sesuai kebutuhan di lapangan. Lia juga menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada penguatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru.
“Semoga ini menjadi momentum memperkuat kualitas pendidikan Islam sekaligus meningkatkan kesejahteraan guru madrasah di seluruh Indonesia,” pungkasnya.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








