Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Apresiasi 630 Ribu Formasi PPPK Guru Madrasah Usulan Kemenag

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senator DPD RI Lia Istifhama menyampaikan dukungan atas 630 ribu formasi PPPK guru madrasah, Surabaya, Jumat (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Senator DPD RI Lia Istifhama menyampaikan dukungan atas 630 ribu formasi PPPK guru madrasah, Surabaya, Jumat (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menyampaikan dukungan atas langkah Kementerian Agama (Kemenag) yang mengajukan 630 ribu formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi guru madrasah di seluruh Indonesia. Usulan tersebut dinilai sebagai kebijakan strategis untuk memperkuat kesejahteraan dan kepastian kerja tenaga pendidik madrasah.

Lia menegaskan, angka 630 ribu formasi bukan sekadar kuantitas, melainkan indikator komitmen pemerintah dalam memperkuat pendidikan keagamaan. Menurutnya, guru madrasah—termasuk yang mengabdi di lembaga swasta—selama ini menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan nasional.

“Saya mengapresiasi langkah Kemenag yang serius mengusulkan 630 ribu formasi PPPK bagi guru madrasah. Ini menunjukkan keberpihakan nyata terhadap penguatan pendidikan Islam,” ujar senator yang akrab disapa Ning Lia itu, di Surabaya.

Ia menjelaskan, aspirasi mengenai peningkatan status dan kesejahteraan guru madrasah telah lama disuarakan di berbagai daerah, termasuk Jawa Timur. Skema PPPK, lanjutnya, diharapkan memberi kepastian hukum, perlindungan, serta peningkatan kesejahteraan bagi ratusan ribu tenaga pendidik.

Secara kronologis, pengajuan formasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menata kebutuhan aparatur sipil negara, khususnya di sektor pendidikan. Madrasah sebagai lembaga pendidikan berbasis keagamaan memiliki peran sentral dalam membentuk karakter, moral, dan kompetensi generasi bangsa.

“Madrasah adalah bagian integral dari sistem pendidikan nasional. Guru-gurunya berhak mendapat perlakuan yang adil dan setara,” tegas Lia.

Ia berharap proses pembahasan lintas kementerian dapat berjalan efektif agar realisasi formasi PPPK guru madrasah segera terealisasi sesuai kebutuhan di lapangan. Lia juga menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada penguatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru.

“Semoga ini menjadi momentum memperkuat kualitas pendidikan Islam sekaligus meningkatkan kesejahteraan guru madrasah di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru