Khofifah Dorong Budaya Membaca Jadi Gaya Hidup di Tengah Gempuran Gawai

- Redaksi

Minggu, 17 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat membangun budaya membaca saat peringatan Hari Buku Nasional 2026 dan HUT Ke-46 Perpusnas RI, Minggu, 17 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat membangun budaya membaca saat peringatan Hari Buku Nasional 2026 dan HUT Ke-46 Perpusnas RI, Minggu, 17 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Peringatan Hari Buku Nasional 2026 dan HUT Ke-46 Perpustakaan Nasional RI menjadi momentum bagi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk menyoroti pentingnya budaya membaca di tengah derasnya arus informasi digital. Dari Surabaya, Minggu (17/5), Khofifah mengajak masyarakat menjadikan membaca sebagai gaya hidup agar generasi muda tidak terjebak hoaks dan rendahnya kualitas literasi.

Menurut Khofifah, budaya membaca bukan sekadar kebiasaan pribadi, melainkan fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia dan daya saing bangsa. Ia menilai rendahnya minat baca dapat berdampak langsung pada kemampuan masyarakat dalam memahami informasi dan mengambil keputusan secara bijak.

“Literasi adalah fondasi utama kemajuan bangsa. Karena itu, budaya membaca harus dibangun sejak dini agar lahir generasi yang cerdas, kritis, dan berkarakter,” tegas Khofifah.

Ia menekankan, tantangan literasi saat ini semakin kompleks. Di tengah dominasi media sosial dan derasnya arus informasi digital, masyarakat dituntut tidak hanya mampu membaca, tetapi juga memahami dan menyaring informasi secara tepat.

“Literasi hari ini bukan sekadar membaca, tetapi juga kemampuan memahami, menganalisis, dan menyaring informasi secara bijak. Ini penting agar masyarakat tidak mudah terpapar hoaks dan disinformasi,” ujarnya.

Khofifah menyebut, penguatan budaya literasi tidak bisa dibebankan kepada sekolah semata. Menurutnya, keluarga, lingkungan sosial, komunitas hingga pemerintah harus bergerak bersama agar budaya membaca benar-benar tumbuh di tengah masyarakat.

“Penguatan literasi adalah kerja bersama. Harus ada sinergi dari rumah, sekolah, hingga lingkungan sosial agar budaya membaca benar-benar tumbuh,” katanya.

Pemprov Jatim, lanjut dia, terus memperluas akses layanan perpustakaan hingga ke daerah. Upaya itu dilakukan melalui layanan perpustakaan terpadu di desa, sekolah, lembaga pemasyarakatan, hingga perangkat daerah.

Berdasarkan data Perpustakaan Nasional, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Jawa Timur tahun 2025 mencapai 56,29. Capaian itu ditopang pemerataan layanan perpustakaan, peningkatan kunjungan masyarakat, serta keterlibatan komunitas literasi.

Tak hanya mengandalkan perpustakaan konvensional, Pemprov Jatim juga menghadirkan berbagai inovasi agar membaca lebih dekat dengan masyarakat. Mulai dari Mobil Perpustakaan Keliling (MPK), dongeng keliling, Tur Keliling Perpustakaan (Tulip), hingga podcast literasi.

“Kami ingin literasi hadir dengan cara yang kreatif dan menyenangkan, terutama bagi anak-anak, agar mereka mencintai buku sejak dini dan tidak hanya bergantung pada gawai,” ungkapnya.

Khofifah berharap momentum Hari Buku Nasional tidak berhenti menjadi seremoni tahunan. Ia mengajak masyarakat mulai meluangkan waktu membaca setiap hari demi membangun generasi yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing secara global.

“Mari kita sisihkan waktu setiap hari untuk membaca. Karena dengan membaca, kita bisa menjelajahi dunia tanpa harus ke mana-mana,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Polsek Tikung Lamongan Gelar Nobar Korsel vs Republik Ceko, Perkuat Sinergi Polisi dan Warga
Saat Daerah Lain Melambat, Jawa Timur Justru Moncer, Khofifah Raih Dua Penghargaan Nasional Sekaligus
Gubernur Khofifah Raih Dua Penghargaan Nasional, Jawa Timur Diakui Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan
O2SN 2026 Lubuk Linggau Resmi Dibuka, 235 Atlet Pelajar Berebut Tiket Prestasi ke Tingkat Nasional
Jemaah Haji Lamongan 2026 Seluruhnya Tiba di Tanah Air, Pemkab Pastikan Kondisi Jamaah Terpantau
Tak Terdeteksi Petugas, Bayi Gajah Sumatera Muncul di Tesso Nilo, Kapolda Riau Turun Langsung Beri Nama
ASN Jatim Sumringah! Gaji ke-13 Cair Utuh Tanpa Potongan, Anggota DPD RI Ning Lia Puji Langkah Gubernur Khofifah
Rp2,27 Miliar Digelontorkan ke Probolinggo, Strategi Gubernur Khofifah Putus Mata Rantai Kemiskinan dan Rentenir

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:40 WIB

Polsek Tikung Lamongan Gelar Nobar Korsel vs Republik Ceko, Perkuat Sinergi Polisi dan Warga

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:55 WIB

Saat Daerah Lain Melambat, Jawa Timur Justru Moncer, Khofifah Raih Dua Penghargaan Nasional Sekaligus

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:49 WIB

Gubernur Khofifah Raih Dua Penghargaan Nasional, Jawa Timur Diakui Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:10 WIB

O2SN 2026 Lubuk Linggau Resmi Dibuka, 235 Atlet Pelajar Berebut Tiket Prestasi ke Tingkat Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:28 WIB

Jemaah Haji Lamongan 2026 Seluruhnya Tiba di Tanah Air, Pemkab Pastikan Kondisi Jamaah Terpantau

Berita Terbaru