Khofifah Gerakkan Jatim Gelar Shalat Ghaib bagi Korban Sumatera

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Suasana haru menyelimuti kawasan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Jumat (5/12), ketika ribuan warga Jawa Timur memadati area masjid untuk mengikuti shalat ghaib bagi korban banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Inisiatif ini dipimpin langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai bentuk solidaritas atas bencana yang menelan korban jiwa dan memaksa ribuan warga mengungsi.

Khofifah menyebut doa bersama ini menjadi pelengkap dari rangkaian bantuan logistik yang sudah dikirimkan Pemprov Jatim ke wilayah terdampak. “Ikhtiar kemanusiaan tidak hanya berupa barang. Doa yang tulus juga menjadi kekuatan besar bagi korban dan keluarga,” ujar Khofifah usai pelaksanaan shalat ghaib.

Ia menambahkan, jamaah Jumat yang memadati masjid turut serta dalam ibadah tersebut. “Alhamdulillah jumlah jamaah sangat banyak dan semuanya antusias mengikuti shalat ghaib,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Khofifah menyampaikan harapan agar seluruh korban yang meninggal mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, sementara warga yang masih dinyatakan hilang segera ditemukan. “Yang dirawat semoga diberi kesembuhan dan warga di pengungsian diberikan kekuatan dan kesabaran,” ucapnya.

Selain doa, Pemprov Jatim telah mengirimkan bantuan logistik sejak pekan lalu. Pada Minggu (30/1), Khofifah menyerahkan bantuan secara langsung di Sumatera Utara. Sehari kemudian, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak menyalurkan bantuan di Sumatera Barat. “Besok, bantuan untuk Provinsi Aceh juga akan kami serahkan,” jelas Khofifah.

Ia mengajak masyarakat Jawa Timur terus menjaga kepedulian sosial antarprovinsi. “Panjenengan mohon tetap ikhlas. Fondasi persaudaraan ini yang membuat kita kuat,” tuturnya.

Sejumlah jamaah yang hadir menilai kegiatan ini penting sebagai pengingat bahwa duka satu daerah adalah duka bersama. “Doa seperti ini membuat kita merasa dekat meski jauh,” kata Ahmad, salah satu jamaah.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru