Khofifah Indar Parawansa Ajak Perkuat Toleransi di Momen Imlek Jelang Ramadhan

Selasa, 17 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Perayaan Tahun Baru Imlek di Surabaya, Jawa Timur, dimanfaatkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk menguatkan pesan toleransi dan harmoni sosial menjelang bulan suci Ramadhan. Ajakan tersebut disampaikan sebagai respons atas pentingnya menjaga kerukunan di tengah dinamika keberagaman masyarakat Jawa Timur yang multikultur.

Dalam keterangannya di Surabaya, Khofifah menegaskan bahwa Imlek bukan sekadar perayaan bagi warga Tionghoa, melainkan momentum refleksi bersama tentang arti hidup berdampingan secara damai. Ia menekankan, penguatan nilai toleransi menjadi krusial terutama ketika masyarakat akan memasuki bulan Ramadhan yang sarat dengan nilai spiritual dan sosial.

“Perbedaan adalah kekuatan. Kita harus terus menumbuhkan sikap toleransi, saling menghormati, dan menghargai agar persatuan dan persaudaraan dalam harmoni keberagaman di Jawa Timur dapat terus terjaga,” ujar Khofifah.

Menurutnya, terdapat tiga fondasi utama yang perlu terus dirawat, yakni understanding (kesepahaman), respect (saling menghormati), dan trust (saling percaya). Ketiga nilai tersebut dinilai menjadi modal sosial penting dalam membangun masyarakat yang damai, sekaligus memperkuat stabilitas daerah.

Secara sosiologis, Jawa Timur dikenal sebagai salah satu provinsi dengan tingkat kerukunan antarumat beragama yang relatif kondusif. Berbagai forum dialog lintas agama, kegiatan gotong royong, serta kolaborasi sosial selama ini dinilai berkontribusi dalam meredam potensi gesekan. Khofifah menegaskan, capaian tersebut tidak boleh dianggap sebagai sesuatu yang otomatis, melainkan harus dirawat secara konsisten oleh seluruh elemen masyarakat.

Ia juga mengaitkan semangat Imlek dengan kesiapan menyambut Ramadhan. Menurutnya, toleransi yang tumbuh dalam momentum perayaan keagamaan dapat memperkuat kesalehan sosial, sehingga ibadah tidak berhenti pada dimensi personal, tetapi juga tercermin dalam hubungan sosial yang harmonis.

“Menjelang Ramadhan, mari kita perkuat kesalehan sosial di tengah kerukunan umat. Dengan suasana yang penuh saling menghargai, ibadah akan terasa lebih khusyuk dan membawa kedamaian bagi semua,” tuturnya.

Lebih lanjut, Khofifah mengingatkan bahwa menjaga harmoni bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif masyarakat. Dalam konteks pembangunan daerah, stabilitas sosial menjadi prasyarat penting bagi pertumbuhan ekonomi, investasi, serta peningkatan kesejahteraan.

Ia optimistis, jika nilai understanding, respect, dan trust terus diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari, Jawa Timur akan tetap menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh warga tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun budaya.

“Dengan saling percaya dan menghormati, kita bisa menghadapi berbagai tantangan bersama dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru