Khofifah Salurkan BLT Buruh Rokok dan Modal Usaha Perempuan, Ribuan Warga Jatim Terdampak

Rabu, 22 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah menyalurkan BLT dan bantuan usaha bagi buruh dan perempuan di Surabaya, Selasa (21/4). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Khofifah menyalurkan BLT dan bantuan usaha bagi buruh dan perempuan di Surabaya, Selasa (21/4). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) bagi buruh rokok dan modal usaha bagi perempuan dalam momentum Hari Kartini 2026 di PT Gelora Djaja Surabaya, Selasa (21/4). Kebijakan ini dinilai krusial untuk menjaga daya beli pekerja serta memperkuat ekonomi keluarga di tengah tekanan kebutuhan hidup.

Sebanyak 315 buruh pabrik rokok menerima BLT dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) masing-masing Rp1 juta. Sementara itu, 300 perempuan mendapatkan bantuan modal usaha melalui program Kewirausahaan Inklusif Produktif (KIP) Putri Jawara sebesar Rp3 juta per orang.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memastikan dana cukai tidak hanya masuk ke kas daerah, tetapi kembali ke masyarakat yang bergantung langsung pada industri hasil tembakau. Terutama bagi buruh harian yang rentan terhadap fluktuasi pendapatan.

“Peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni, tapi momentum memperkuat peran perempuan dalam ekonomi. Bantuan ini diharapkan langsung dirasakan manfaatnya,” ujar Khofifah.

Secara lebih luas, program DBHCHT tahun 2026 menjangkau 10.324 buruh rokok di 65 perusahaan yang tersebar di 25 kabupaten/kota di Jawa Timur dengan total anggaran Rp10,324 miliar. Di Surabaya saja, 3.841 buruh menerima bantuan senilai Rp3,841 miliar.

Kebijakan ini menjadi penting karena sektor industri rokok masih menjadi salah satu penopang ekonomi daerah, sekaligus penyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Tanpa intervensi pemerintah, kesejahteraan buruh dinilai berisiko tertekan, terutama di tengah naiknya kebutuhan hidup.

Selain perlindungan bagi buruh, Pemprov Jatim juga mendorong kemandirian ekonomi perempuan melalui program KIP Putri Jawara. Program ini menyasar perempuan kepala keluarga atau pencari nafkah utama agar memiliki usaha produktif berkelanjutan.

Sejak diluncurkan pada Hari Kartini 2025, program ini telah menjangkau 10.492 perempuan di berbagai daerah. Bantuan modal usaha diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru di tingkat rumah tangga.

“Program ini mendorong perempuan menjadi mandiri secara ekonomi. Ini bukan bantuan sesaat, tapi investasi untuk keberlanjutan usaha masyarakat,” tegas Khofifah.

Direktur Utama PT Gelora Djaja, Krisna Tanimihardja, menilai penyaluran DBHCHT sudah tepat sasaran dan berdampak langsung bagi buruh. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan industri.

“Kami mendukung penuh karena manfaatnya nyata bagi kesejahteraan buruh, termasuk aspek kesehatan dan perlindungan kerja. Sinergi ini penting untuk keberlanjutan,” katanya.

Program bantuan ini diharapkan terus diperluas agar semakin banyak warga merasakan manfaat langsung, sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri dan kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru