Khofifah Sambut Program Unggulan KCL di Jatim, Dorong LPDP Dukung Akses Pendidikan Global

Jumat, 30 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah menerima delegasi King’s College London di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (istimewa)

Gubernur Khofifah menerima delegasi King’s College London di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (istimewa)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menerima kunjungan Vice President International, Engagement and Service (IES) King’s College London (KCL), Prof. ‘Funmi Olonisakin bersama jajaran delegasi KCL, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (29/5). Pertemuan ini menandai kelanjutan kerja sama strategis antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan KCL, terutama dalam pengembangan pendidikan tinggi bertaraf internasional.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan program kerja sama dengan KCL, menyusul telah diluncurkannya dua program magister unggulan, yakni Digital Economy dan Digital Future, yang kini telah memasuki semester kedua.

“Alhamdulillah sudah ada dua program master degree yang telah memasuki semester kedua pada saat Grand Launching. Ini menunjukkan langkah konkret KCL dalam mendukung peningkatan kualitas SDM di Jawa Timur,” ungkap Khofifah.

Tak hanya itu, Gubernur Khofifah juga menyebutkan bahwa kini tengah dibahas tiga program tambahan sebagai pengembangan dari kolaborasi awal. Ketiga program tersebut adalah Digital Law, Cyber Security, dan Psychology.

“Ini bukti nyata komitmen KCL untuk mempercepat pengembangan SDM Indonesia, khususnya di Jatim. Kami berharap, ini akan memperluas kesempatan bagi putra-putri bangsa untuk meraih pendidikan berkualitas dunia,” imbuhnya.

Salah satu fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah peluang akses beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bagi mahasiswa yang diterima dalam program-program KCL di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Malang. Menurut Khofifah, pemerintah daerah siap menjalin koordinasi dengan Kementerian Keuangan agar skema beasiswa LPDP dapat diarahkan untuk mendukung program unggulan ini.

“Kami siap terus berkoordinasi dengan Kemenkeu agar program LPDP bisa diarahkan ke program-program unggulan ini. Jika proses seleksi dilakukan murni oleh KCL dengan standar internasional, maka kualitas lulusan dapat terjamin,” tegasnya.

Khofifah juga mendorong agar KCL melakukan sosialisasi dan promosi ke berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur. Hal ini penting untuk meningkatkan pemahaman bahwa kualitas pendidikan KCL di KEK Singhasari sejajar dengan kampus pusat di London.

“Kita ingin memperluas informasi bahwa di Singhasari telah hadir program Magister KCL untuk Digital Economy dan Digital Future. Ini adalah peluang emas bagi generasi muda Indonesia,” harapnya.

Sementara itu, Prof. ‘Funmi Olonisakin menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemprov Jatim, yang menurutnya berperan besar dalam keberhasilan peluncuran KCL di Indonesia. Ia juga menegaskan bahwa KCL berkomitmen menjaga kualitas lulusan di KEK Singhasari agar setara dengan lulusan KCL London.

“Terima kasih atas dukungan Ibu Gubernur. Kehadiran Anda saat grand launching sangat berarti. Kami akan memastikan kualitas pendidikan di Singhasari sama seperti di London,” ujarnya.

Prof. Funmi juga mengungkapkan bahwa pada Juli mendatang, tim KCL akan melakukan kunjungan kerja sama dengan Universitas Airlangga (Unair), khususnya Fakultas Keperawatan, guna memperkuat kolaborasi akademik.

“Di London, kami memiliki program keperawatan dan palliative care terbaik di dunia. Kami berharap sinergi dengan Unair dapat memperkuat pengembangan kapasitas tenaga kesehatan Indonesia,” pungkasnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Konsul Kehormatan Inggris Ivy Kamadjaja, Deputy Vice President Global Business Development KCL Joanne Fowler, Executive Director Communication and External Affair KCL Tania Rhodes Taylor, serta Executive Dean Faculty of Art and Humanities KCL Prof. Simon Tanner.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bukan Sekadar Tempat Baca, Wabup Bangkalan Ingin Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Pelajar
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:51

Bukan Sekadar Tempat Baca, Wabup Bangkalan Ingin Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Pelajar

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Berita Terbaru