SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (12/9) malam.
MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 diikuti 2.242 kafilah dari 37 provinsi di Indonesia. Pembukaan ajang tersebut dilakukan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Pratikno, didampingi Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifatul Choiri Fauzi.
Kehadiran Khofifah menjadi bentuk dukungan moril dan doa bagi Kafilah Jawa Timur yang mengikuti kompetisi tersebut. Ia berharap para peserta mampu tampil maksimal dan membawa pulang hasil terbaik, termasuk peluang meraih gelar juara umum.
“Namun yang paling penting adalah anak-anak kita bisa tampil dengan sebaik-baiknya. Kita memberikan dukungan moril dan doa agar seluruh kafilah Jatim diberikan kesehatan, kelancaran, ketenangan dan kemampuan terbaik dalam mengikuti seluruh rangkaian MTQ,” kata Khofifah.
Khofifah mengingatkan bahwa para peserta membawa nama Jawa Timur dalam ajang tingkat nasional. Karena itu, ia meminta seluruh kafilah menjaga kekompakan, kesehatan dan sportivitas, sekaligus menjunjung nilai-nilai Al-Qur’an selama mengikuti perlombaan.
“Insya Allah ikhtiar lahir dan batin sudah dilakukan. Tinggal bagaimana anak-anak kita berjuang dengan penuh keyakinan, tawakal dan tetap menjaga akhlak. Semoga Allah memberikan hasil terbaik untuk Kafilah Jawa Timur,” ujarnya.
Sebelum menghadiri pembukaan MTQ Nasional XXXI, Khofifah melepas keberangkatan Kafilah Jatim dari Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (11/9).
Kontingen Jawa Timur yang berangkat ke Semarang berjumlah 116 orang. Mereka terdiri atas 56 peserta, 34 ofisial, 18 pembina dan delapan pendamping. Dari 56 peserta, sebanyak 28 merupakan putra dan 28 lainnya putri.
Dalam pelepasan tersebut, Khofifah juga menyampaikan target Jawa Timur untuk meraih predikat juara umum MTQ Nasional XXXI. Target itu, menurutnya, perlu dibarengi dengan persiapan yang sungguh-sungguh, baik dalam pembinaan dan teknis maupun penguatan spiritual.
“Terima kasih kepada seluruh official, pembina dan pendamping yang sudah membimbing anak-anak kita. Terima kasih juga karena peserta Kafilah Jatim dikawal dengan khotmil Quran. Mudah-mudahan sehat, lancar, sukses, kompak dan juara umum,” kata Khofifah.
Dukungan masyarakat Jawa Timur, lanjut Khofifah, juga menjadi energi bagi para kafilah yang akan bertanding dalam berbagai cabang dan golongan. Ia mengajak masyarakat turut mendoakan agar seluruh peserta dapat menjalani setiap tahapan perlombaan dengan tenang dan memberikan penampilan terbaik.
Khofifah juga menekankan bahwa MTQ tidak semata-mata berorientasi pada perolehan medali. Menurutnya, ajang tersebut memiliki nilai yang lebih luas dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, membentuk karakter generasi Qur’ani, dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.
“MTQ ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Ada nilai yang jauh lebih besar, yaitu bagaimana Al-Qur’an menjadi sumber inspirasi, membentuk akhlak dan menjadi cahaya bagi kehidupan kita,” tutur Khofifah.
MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an Dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas Yang Berkeadaban.”
Khofifah menilai tema tersebut sejalan dengan kebutuhan membangun generasi Indonesia yang tidak hanya unggul secara intelektual dan kompetitif, tetapi juga memiliki karakter, akhlak dan nilai-nilai keagamaan yang kuat.
Ia berharap keikutsertaan dalam MTQ Nasional di Semarang menjadi pengalaman berharga bagi para peserta untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus memberikan inspirasi bagi generasi muda lainnya di Jawa Timur.
“Semoga anak-anak kita membawa pulang prestasi terbaik, tetapi yang lebih penting mereka membawa pulang pengalaman, keteladanan dan semangat untuk terus mencintai Al-Qur’an. Dari Semarang, kita kirim doa terbaik untuk perjuangan Kafilah Jawa Timur,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar