LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kebakaran melanda sebuah gudang milik perusahaan swasta di Jalan Raya Lamongan–Sugio, Dusun Sempu, Desa Kebet, Kecamatan Lamongan, Minggu (31/5) malam. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp150 juta.
Api pertama kali diketahui muncul sekitar pukul 20.00 WIB dari bagian belakang gudang berukuran sekitar 7 x 20 meter persegi. Kepulan asap dan kobaran api yang cepat membesar sempat membuat warga sekitar panik karena di dalam gudang tersimpan sejumlah barang yang mudah terbakar.
Mendapat laporan kejadian tersebut, jajaran Polsek Lamongan Kota bersama petugas Pemadam Kebakaran langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus mengamankan area kebakaran.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil keterangan saksi, api pertama kali terlihat saat mereka sedang berada di warung kopi yang berada di sebelah timur lokasi perusahaan.
“Berdasarkan keterangan saksi, saat kejadian mereka sedang berada di warung kopi yang berada di sebelah timur lokasi perusahaan dan melihat api muncul dari gudang belakang perusahaan yang berukuran sekitar 7 x 20 meter persegi,” jelas Hamzaid.
Mengetahui adanya kebakaran, warga bersama saksi berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Mereka juga berusaha menyelamatkan sejumlah barang yang masih bisa dievakuasi, termasuk bekas permainan anak berupa rumah balon dan satu unit mobil dump truk.
Namun kobaran api terus membesar karena banyaknya material mudah terbakar di dalam gudang. Di lokasi juga terdapat dua unit mobil bak yang sudah mangkrak dan tidak terpakai.
Saksi kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tak lama berselang, dua unit mobil Damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman bersama anggota kepolisian dan warga.
Sekitar pukul 20.35 WIB, api akhirnya berhasil dijinakkan sehingga situasi kembali terkendali. Setelah proses pemadaman selesai, polisi melakukan pengamanan lokasi, olah TKP, dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk kepentingan penyelidikan.
“Akibat kejadian tersebut, dua unit mobil bak yang sudah rusak dan tidak terpakai hangus terbakar,” rincinya.
“Selain itu, satu unit alat cutting cor, sejumlah tikar dan karpet, beberapa kipas dinding, mesin jahit, serta satu unit mobil dump truk mengalami kerusakan akibat kebakaran, terutama pada bagian depan kendaraan,” tambahnya.
Meski tidak ada korban jiwa, peristiwa ini menjadi pengingat serius bagi pelaku usaha untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran. “Polres Lamongan mengimbau masyarakat dan pemilik usaha agar rutin memeriksa instalasi listrik guna mencegah risiko kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar di kemudian hari,”pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar