Kota Mojokerto : 6 Fakta Menarik, ‘Spirit of Mojopahit’

- Redaksi

Senin, 29 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadarBangsa.co.id – Kota Mojokerto, sebuah kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur, menjadi salah satu bagian integral dari kawasan metropolitan Surabaya, dikenal sebagai Gerbangkertosusila bersama Gresik, Bangkalan, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan, dengan jarak sekitar 50 kilometer barat daya dari Kota Surabaya, yang juga merupakan hinterland ibu kota Jawa Timur.

Berikut adalah enam fakta menarik tentang Kota Mojokerto yang mengusung slogan “Spirit Of Mojopahit”:

Kota Terkecil di Indonesia :

Kota Mojokerto merupakan salah satu kota terkecil di Indonesia dengan luas wilayah hanya 20,48 kilometer persegi yang terbagi dalam tiga kecamatan. Meskipun kecil, kota ini memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi, mencapai 140.730 jiwa. yang menempati peringkat ketiga dalam luas wilayah terkecil setelah Kota Magelang di Jawa Tengah dan Kota Sibolga di Sumatera Utara.

Kota Terinovatif se-Indonesia:

Meski kecil, Kota ini mendapat pengakuan sebagai Kota Terinovatif se-Indonesia dalam dua tahun berturut-turut pada ajang Innovative Government Award (IGA) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pemerintah Mojokerto berhasil melahirkan 176 inovasi untuk kemajuan kota.

Jejak Sejarah Soekarno:
Kota Mojokerto memiliki jejak sejarah yang mencengangkan, terutama terkait dengan masa kecil Soekarno, Presiden RI pertama. Soekarno tinggal dan bersekolah di Kota Mojokerto selama delapan tahun, dari 1908 hingga 1916, menurut buku karya Cindy Adams dan sumber lainnya. Beberapa bangunan bersejarah seperti SDN Purwotengah dan SMP Negeri 2 Kota Mojokerto menjadi saksi bisu perjalanan Soekarno di kota ini.

Kota Sepatu :

Sebagai produsen sepatu di Jawa Timur, Sudah terkenal meskipun diproduksi oleh industri rumahan. Dengan 216 industri kecil menengah (IKM) alas kaki, kualitas sepatu yang dihasilkan diakui hingga luar negeri. Pusat Grosir Sepatu (PGS) di Kota Mojokerto, yang terletak di Jalan Raden Wijaya, menjadi pusat distribusi sepatu dari berbagai merek.

Kota Wisata Sejarah dan Budaya:

Sejarah kebesaran Kerajaan Majapahit dan jejak Soekarno menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. dan berkomitmen sebagai kota wisata berbasis sejarah dan budaya, dengan fasilitas umum dan gedung-gedung pemerintahan yang mencerminkan kemegahan Majapahit. Pembangunan Taman Bahari Majapahit (TBM) oleh Pemkot Mojokerto menjadi ikon baru dalam mendukung KSPN Mojopahit di Trowulan.

Wisata Kuliner :

Kota Mojokerto juga disebut sebagai surga bagi pecinta kuliner dengan berbagai sajian makanan dan minuman. Mulai dari jajanan di pinggir jalan, food court, hingga cafe dan franchise ternama di Indonesia, dan menawarkan variasi kuliner yang memanjakan lidah pengunjung.

Lainnya:

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru