Kota Probolinggo Jadi Contoh Nasional Pengelolaan TPA Baik

- Redaksi

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Wawali Ina Dwi Lestari menerima kunjungan Tim Pembina TPA KLHK RI di ruang transit kantor wali kota, Selasa (5/8). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Wawali Ina Dwi Lestari menerima kunjungan Tim Pembina TPA KLHK RI di ruang transit kantor wali kota, Selasa (5/8). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Komitmen Kota Probolinggo dalam menjaga lingkungan hidup mendapat apresiasi langsung dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Kota ini dinilai berhasil mengelola Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dengan baik hingga terbebas dari sanksi administratif—sebuah capaian yang tidak semua daerah bisa raih.

Pujian itu disampaikan oleh Tim Pembina TPA KLHK RI saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wali Kota Probolinggo, Selasa (5/8). Kedatangan tim diterima langsung oleh Wali Kota dr. Aminuddin dan Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, didampingi sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Staf Ahli Bidang Pembangunan Slamet Suwantoro, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Wawan Soegiyanto, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Retno Wandansari. Sementara dari KLHK hadir Desi Florita Syahril dan Yermia Firman sebagai perwakilan tim pembina.

Dalam dialog hangat itu, tim KLHK menyampaikan bahwa Kota Probolinggo merupakan salah satu daerah yang menunjukkan kemajuan signifikan dalam tata kelola sampah dan pengelolaan TPA. Penilaian ini didasarkan pada indikator teknis maupun administratif yang ditetapkan kementerian.

“Alhamdulillah, Probolinggo masuk dalam kategori daerah yang tidak mendapatkan sanksi administrasi terkait TPA. Ini menunjukkan komitmen dan konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga lingkungan,” ujar Desi Florita.

Wali Kota dr. Aminuddin menyambut baik apresiasi tersebut dan menegaskan bahwa komitmen lingkungan di Kota Probolinggo bukan sekadar mengejar penghargaan Adipura.

“Semangat kami lebih dari sekadar simbol. Kami ingin kebijakan pengelolaan lingkungan membawa manfaat nyata bagi warga, mulai dari ekonomi kreatif berbasis sampah plastik hingga penguatan bank sampah sebagai penggerak ekonomi sirkular,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar pendampingan dari KLHK terus berlanjut, terutama dalam peningkatan kapasitas teknis pengelolaan TPA di masa mendatang.

Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari kemudian turut berdiskusi dengan tim pembina, terutama menjelang agenda kunjungan lapangan ke TPA. Selain meninjau langsung operasional pengelolaan sampah, tim juga dijadwalkan menyapa warga dan memberikan edukasi lingkungan di sejumlah titik di Kota Probolinggo.

Langkah ini sekaligus menandai peran aktif pemerintah pusat dalam mendampingi daerah untuk mewujudkan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan.

Lainnya:

Penulis : Nanang

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru