Lamongan Kirim 100 Ton Sampah per Hari ke PSEL Surabaya Raya 2026

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi usai rapat koordinasi terbatas pengelolaan sampah menjadi energi listrik PSEL Surabaya Raya di Jakarta. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi usai rapat koordinasi terbatas pengelolaan sampah menjadi energi listrik PSEL Surabaya Raya di Jakarta. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan menyatakan dukungan penuh terhadap kerja sama penyelenggaraan pengelolaan sampah menjadi energi listrik melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Surabaya Raya yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2026. Lamongan ditunjuk sebagai salah satu daerah rekomendasi yang berkontribusi langsung dalam proyek strategis nasional tersebut.

Keterlibatan Lamongan dinilai relevan di tengah tantangan meningkatnya produksi sampah dan keterbatasan daya tampung tempat pembuangan akhir. Melalui PSEL Surabaya Raya, pengelolaan sampah tidak hanya berfokus pada pengurangan timbunan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung transisi energi terbarukan yang lebih berkelanjutan.

Program ini memiliki dampak ganda, yakni menekan volume sampah yang masuk ke TPA, mengurangi emisi gas rumah kaca dari sampah organik, serta menurunkan ketergantungan pada sumber energi fosil. Meski demikian, pemerintah tetap menekankan pentingnya penerapan teknologi modern untuk mengendalikan emisi pembakaran dan pengelolaan residu abu agar tidak menimbulkan risiko lingkungan.

Fasilitas PSEL Surabaya Raya nantinya akan berlokasi di Kecamatan Benowo, Kota Surabaya. Sistem operasionalnya menerapkan skema kontribusi daerah, di mana setiap kabupaten/kota pengirim diwajibkan memasok sampah sesuai kuota yang telah ditetapkan oleh pengelola induk PSEL.

Kabupaten Lamongan mendapat penetapan kontribusi sebesar 100 ton sampah per hari. Sampah tersebut berasal dari timbunan eksisting serta aliran sampah harian dari TPA yang dikirim secara berkelanjutan. Selain pengiriman sampah, pemerintah daerah juga diminta memastikan kesiapan sarana dan prasarana pengumpulan serta pengangkutan.

“Kabupaten Lamongan masuk dalam rekomendasi daerah yang akan berkontribusi pada PSEL Surabaya Raya 2026. Saat beroperasi nanti, kami akan mengirimkan sampah secara kontinyu sebanyak 100 ton per hari,” ujar Bupati Lamongan Yuhronur Efendi usai rapat koordinasi terbatas bersama Menteri Koordinator Pangan di Jakarta, Rabu (17/12).

Yuhronur Efendi menambahkan, energi listrik yang dihasilkan dari PSEL Surabaya Raya akan diserap oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN), sehingga memberikan nilai tambah ekonomi dari pengelolaan sampah regional.

Saat ini, produksi sampah di Kabupaten Lamongan mencapai sekitar 550 ton per hari. Pengelolaannya dilakukan melalui TPA Tambakrigadung yang menyerap sekitar 160 ton per hari, didukung 24 unit TPS3R serta TPST dengan kapasitas pengolahan sekitar 40 ton per hari. Kehadiran PSEL diharapkan menjadi solusi jangka panjang yang signifikan bagi sistem persampahan Lamongan dan kawasan Surabaya Raya secara keseluruhan.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru