PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 14 pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Timur, menerima kenaikan pangkat setelah dinyatakan lulus Ujian Penyetaraan Kenaikan Pangkat (UPKP) menggunakan ijazah Strata 1 (S1). Penyematan kenaikan pangkat berlangsung di halaman kantor Lapas, Kamis (12/2/2026).
Kenaikan pangkat tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas peningkatan kualifikasi pendidikan sekaligus pemenuhan persyaratan administratif dan akademik yang ditetapkan pemerintah. Momentum ini dinilai strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pemasyarakatan di wilayah Madura, khususnya Pamekasan.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kusnan, memimpin langsung prosesi penyematan pangkat. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar hak kepegawaian, melainkan amanah untuk meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.
“Kenaikan pangkat ini bukan hanya bentuk penghargaan atas capaian administrasi dan akademik, tetapi menjadi amanah untuk meningkatkan integritas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kusnan.
Adapun tiga pegawai yang naik pangkat dari Golongan II/C ke Golongan III/A yakni Anang Nugroho, Intan Restu Sahadina, dan Indra Kurniawan. Sementara 11 pegawai lainnya yang naik dari Golongan II/B ke Golongan III/A adalah Redina Elfariati Pramudya, Dyo Agung Purnomo, Igusty Ananda Putra, Rico Prisfanto, Satria Cahya Fikaputra, Moh. Mujiburrahman Alamsyah, Ilham Mondzir Fathony, Bondan Kurdi Aji Maulana, Moh. Al-Ansori Gunawan Syukur, Febrian Hari Wibisono, dan David Pebrianto Ramadhan.
Menurut Kusnan, peningkatan kompetensi melalui jalur pendidikan formal menjadi bagian penting reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan. Dengan SDM yang semakin berkualitas, pelayanan terhadap warga binaan dan masyarakat diharapkan lebih optimal, transparan, serta akuntabel.
Ia juga berharap capaian ini dapat memotivasi pegawai lain untuk terus meningkatkan kompetensi dan kinerja. “Semoga ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran untuk terus berkembang dan berkontribusi maksimal dalam melaksanakan tugas dan fungsi pemasyarakatan,” pungkasnya.
Lainnya:
- Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Penulis : Debora
Editor : Zainul Arifin








