SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang memperkuat sistem keamanan setelah petugas berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba dengan modus pelemparan dari luar tembok lapas. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib).
Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, mengatakan keberhasilan menggagalkan penyelundupan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem pengamanan di seluruh area lapas. Penguatan dilakukan melalui peningkatan patroli di area brandgang dan lingkungan sekitar yang dinilai rawan dimanfaatkan untuk melempar barang terlarang.
Lapas Semarang juga melakukan pengecekan serta perawatan kamera pengawas (CCTV) secara berkala agar seluruh perangkat berfungsi optimal. Pengelola lapas turut memetakan titik-titik yang belum terjangkau kamera atau **blind spot** untuk dilakukan penambahan CCTV sebagai bagian dari penguatan sistem keamanan berbasis teknologi.
“Keberhasilan menggagalkan penyelundupan ini tidak membuat kami berpuas diri. Justru menjadi pengingat untuk terus memperkuat sistem pengamanan. Kami meningkatkan patroli di area sekitar lapas, melakukan pengecekan rutin terhadap CCTV, serta menambah kamera pengawas pada titik-titik yang masih menjadi blind spot agar setiap potensi gangguan dapat terdeteksi lebih cepat,” ujar Ahmad Tohari.
Ia menjelaskan, keamanan merupakan fondasi utama dalam keberhasilan proses pembinaan warga binaan. Menurutnya, penguatan pengamanan tidak hanya mengandalkan sarana dan prasarana, tetapi juga meningkatkan kewaspadaan seluruh petugas melalui pengawasan yang konsisten dan terukur.
Ahmad Tohari menambahkan, Lapas Kelas I Semarang terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum sekaligus mengoptimalkan fungsi deteksi dini sebagai bagian dari komitmen mewujudkan lapas yang bersih dari telepon seluler ilegal, narkoba, dan praktik penipuan.
“Penguatan pengawasan akan terus kami lakukan agar keamanan lapas tetap terjaga dan potensi gangguan dapat dicegah sejak dini,” pungkasnya.
Penulis : Bandi
Editor : Zainul Arifin


















Komentar