Majalengka Tutup Tahun Tanpa Kembang Api, Pilih Pengajian dan Doa Bersama

Rabu, 31 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Majalengka Eman Suherman mengajak masyarakat menutup akhir tahun dengan pengajian dan doa bersama. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Majalengka Eman Suherman mengajak masyarakat menutup akhir tahun dengan pengajian dan doa bersama. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MAJALENGKA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Majalengka mengambil langkah berbeda dalam menyambut pergantian tahun 2025 ke 2026. Tidak ada pesta kembang api atau hiburan malam bernuansa euforia. Pemkab memilih menutup tahun dengan kegiatan pengajian dan doa bersama sebagai bentuk refleksi kolektif masyarakat.

Bupati Majalengka Eman Suherman menegaskan, pola peringatan akhir tahun di Majalengka sejak awal memang diarahkan pada kegiatan yang bersifat reflektif. Tahun ini, konsep tersebut diperkuat dengan menghilangkan agenda hiburan yang dinilai kurang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Refleksi akhir tahun itu sudah biasa kita lakukan bersama masyarakat. Tetapi untuk kali ini, kita tidak mengadakan kegiatan seperti dulu, tidak ada kembang api, tidak ada hiburan malam yang euforia,” ujar Eman, Rabu (31/12/2025).

Meski tanpa perayaan meriah, Eman memastikan agenda malam Tahun Baru tetap berlangsung. Masyarakat diajak mengisi momen pergantian tahun dengan kegiatan keagamaan yang terbuka untuk umum.

“Kegiatan malam tahun baru tetap ada, tetapi tidak bereuforia. Kita mengajak masyarakat mengikuti pengajian akbar dan doa bersama,” katanya.

Menurut Eman, pendekatan religius ini diharapkan mampu menggeser cara pandang masyarakat dalam memaknai Tahun Baru. Pergantian tahun tidak semata dirayakan sebagai hiburan, tetapi sebagai momentum evaluasi dan perbaikan diri.

“Sekarang kita ingin memaknainya lebih religius, lebih reflektif,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Majalengka juga mengimbau warga menjaga ketertiban dan keamanan selama malam pergantian tahun. Pemerintah daerah berharap suasana yang tenang dapat mendukung terciptanya kondisi sosial yang kondusif.

Dengan konsep tersebut, Pemkab Majalengka menilai perayaan Tahun Baru bisa memberi dampak positif, tidak hanya bagi stabilitas keamanan daerah, tetapi juga bagi penguatan nilai sosial dan spiritual masyarakat di awal tahun mendatang.

Penulis : Eko Widiantoro

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Berita Terbaru