Maklumat Suro Harga Mati, Kapolsek Tikung : Tidak Ada Ruang untuk Pengacau di Lamongan

Kamis, 3 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para pimpinan perguruan silat se-Kecamatan Tikung bersama Forkopimcam Tikung menunjukkan surat pernyataan dukungan terhadap Maklumat Bersama Pengesahan PSHT, dalam Rakor Sosialisasi Maklumat Suro yang digelar di Pendopo Kecamatan Tikung, Kamis malam (3/7/2024).  | Dok Foto Ho/RadarBangsa

Para pimpinan perguruan silat se-Kecamatan Tikung bersama Forkopimcam Tikung menunjukkan surat pernyataan dukungan terhadap Maklumat Bersama Pengesahan PSHT, dalam Rakor Sosialisasi Maklumat Suro yang digelar di Pendopo Kecamatan Tikung, Kamis malam (3/7/2024). | Dok Foto Ho/RadarBangsa

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Menjelang kegiatan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tikung menggelar rapat koordinasi bersama ketua, pengurus, dan perwakilan perguruan silat se-Kecamatan Tikung. Kegiatan ini bertujuan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif.

Rapat koordinasi digelar di Pendopo Kecamatan Tikung pada Kamis malam, (3/7/2025) pukul 20.00 WIB. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tikung H. Sujirman Sholeh, S.E., M.M., Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, S.H., Danramil Tikung Kapten Kav Nur Chodjim, perwakilan kepala desa, serta para ketua ranting dari berbagai perguruan silat seperti PSHT, IKS PI Kera Sakti, Tapak Suci, Cipta Sejati, PSHW, dan PSH.

Camat Tikung H. Sujirman Sholeh dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga kerukunan dan kedamaian menjelang pengesahan warga baru PSHT yang dijadwalkan pada 8 Juli 2025.

“Kita semua punya tanggung jawab moral dan sosial untuk menjaga ketertiban. Jangan biarkan almamater kita diobok-obok oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab,” tegas Sujirman.

Ia juga mengingatkan bahwa wilayah Tikung memiliki posisi strategis sebagai penyangga kota, sehingga perlu dijaga bersama.

“Wilayah Tikung adalah gerbang Lamongan bagian selatan. Maka kita harus bersatu menjaga agar tidak ada gesekan, baik dari dalam maupun dari luar,” tambahnya.

Sujirman mengajak seluruh peserta rakor untuk menjadikan momen ini sebagai ajang silaturahmi dan menyatukan konsep bersama demi menjaga kondusivitas wilayah.

“Tiga pilar bersama perguruan siap mengawal penuh jalannya pengesahan. Ini demi kesakralan acara dan nama baik bersama,” ujarnya.

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo menegaskan bahwa rakor ini merupakan tindak lanjut dari maklumat bersama yang telah disepakati oleh seluruh perguruan silat di Kabupaten Lamongan.

“Ada 17 poin maklumat yang sudah ditandatangani bersama. Ini menjadi pedoman bagi kita semua untuk menjaga agar pengesahan berlangsung aman,” jelas Kapolsek.

Ia menyebutkan bahwa kegiatan pengesahan PSHT tahun ini berlangsung serentak di Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro. Oleh sebab itu, pengawasan dan pengamanan akan lebih diperketat.

“Ketua-ketua ranting wajib menyampaikan maklumat itu ke semua anggota. Jangan sampai ada yang pura-pura tidak tahu,” imbuhnya.

Terkait potensi gangguan dari luar daerah, AKP Anang menegaskan akan bertindak tegas terhadap penggembira yang bukan bagian dari wilayah binaan.

“Kalau ada penggembira dari luar yang tidak sesuai prosedur, kami tidak akan segan menindak. Ini demi menjaga ketertiban umum,” katanya.

Sementara itu, Danramil Tikung Kapten Kav Nur Chodjim menyampaikan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan seluruh elemen masyarakat.

“Kami dari Koramil siap mendukung penuh langkah-langkah pengamanan yang telah disepakati. Tapi yang paling penting adalah komitmen bersama dari semua pihak,” ucapnya.

Ia berharap perguruan silat di wilayah Tikung menjadi contoh dalam menjaga persatuan, khususnya dalam momen sakral seperti pengesahan warga PSHT.

“Jangan mudah terprovokasi. Utamakan komunikasi. Kalau semua bersatu, Tikung pasti aman,” tegas Danramil.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sengketa Sawah 3.653 M² di Lamongan Memanas, Ahli Waris Persoalkan Surat Jual Beli 1984
Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan
Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga
Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice
Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL
Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas
Patroli Hutan Pelangwot, Polsek Laren Pastikan Tak Ada Titik Api Karhutla di Lamongan
Patroli Malam di Gampangsejati, Polsek Laren Ingatkan Pengunjung Warkop Waspada Curanmor di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:12

Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga

Selasa, 15 September 2026 - 23:32

Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice

Selasa, 15 September 2026 - 16:34

Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL

Selasa, 15 September 2026 - 15:56

Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru