Maling Burung di Lamongan Dibekuk Polisi, Aksi Terekam CCTV dan Ini Wajahnya

Senin, 5 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Terduga pelaku (IST)

Terduga pelaku (IST)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Satuan Reserse Kriminal Polres Lamongan mengungkap kasus pencurian burung berkicau yang meresahkan warga Perumahan Puri Karang Mulyo, Desa Sukomulyo, Kabupaten Lamongan. Seorang pria berinisial DH (45) ditangkap setelah aksinya terekam kamera pengawas dan dilaporkan oleh korban ke pihak kepolisian.

Korban, BS (36), seorang karyawan BUMN, menyadari burung peliharaannya hilang saat hendak memberi pakan pada Kamis (18/12/2025) sekitar pukul 06.00 WIB. Padahal, malam sebelumnya korban sempat membersihkan sangkar burung di teras lantai dua rumahnya sebelum beristirahat.

“Tiga ekor burung hilang, terdiri dari satu Murai Batu dan dua Cucak Ijo. Nilainya cukup tinggi dan memiliki nilai emosional bagi korban,” kata Kanit I Pidana Umum Satreskrim Polres Lamongan, Iptu Sunandar, Senin (5/1/2026).

Merasa curiga, korban kemudian memeriksa rekaman CCTV rumahnya. Dari hasil rekaman, terlihat seorang pria masuk ke teras lantai dua pada pukul 02.58 WIB dan membawa kabur burung-burung tersebut.

Rekaman CCTV itu menjadi petunjuk utama polisi dalam mengungkap pelaku. Setelah dilakukan penyelidikan dan analisis visual, identitas DH berhasil diketahui.

“Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi, kami mengamankan pelaku di rumahnya pada Sabtu (27/12/2025) tanpa perlawanan,” ujar Sunandar.

Saat ini DH ditahan di Mapolres Lamongan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus pencurian burung lainnya di wilayah Lamongan.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” pungkas Sunandar.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan
Berawal dari Masalah Kaos Kaki Siswa, Kepala MI di Lamongan Diduga Dipukul

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:39

Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru