Menaker Ajukan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026, Fresh Graduate Berebut Peluang

Senin, 13 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli usai rapat kerja membahas Magang Nasional 2026, Kamis (9/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli usai rapat kerja membahas Magang Nasional 2026, Kamis (9/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id — Tingginya minat masyarakat terhadap Magang Nasional 2026 mendorong pemerintah mengusulkan penambahan 150 ribu kuota peserta. Langkah ini diambil untuk membuka akses pengalaman kerja lebih luas, terutama bagi lulusan baru yang masih kesulitan menembus pasar kerja.

Usulan tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli usai rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Kamis (9/4/2026). Program ini masih menunggu pembahasan anggaran dan koordinasi lintas kementerian sebelum diputuskan secara final.

Yassierli menjelaskan, tambahan kuota diperlukan karena antusiasme masyarakat terhadap program magang terus meningkat. Pemerintah menilai program ini menjadi salah satu jalur efektif untuk meningkatkan kesiapan kerja sekaligus menjawab kebutuhan industri akan tenaga kerja terampil.

Menurutnya, pelaksanaan program tidak boleh hanya terpusat di kota besar seperti Jakarta. Pemerintah ingin distribusi peserta dilakukan lebih merata agar masyarakat di wilayah barat, tengah, hingga timur Indonesia memiliki peluang yang sama.

Selain pemerataan wilayah, pemerintah juga akan memprioritaskan daerah dengan tingkat pengangguran tinggi. Daerah-daerah tersebut diharapkan memperoleh proporsi kuota lebih besar agar manfaat program terasa langsung dalam menekan angka pengangguran terbuka.

“Program Magang Nasional saat ini masih dalam tahap pengusulan anggaran. Dengan dukungan Kementerian Keuangan dan Kemenko Bidang Perekonomian, kami berharap program ini bisa dilaksanakan,” ujar Yassierli.

Ia menegaskan, bidang magang nantinya dibuat beragam dan tidak hanya berfokus pada satu sektor tertentu. “Kami pastikan bidang magang akan dibuat beragam, tidak terfokus pada satu sektor saja,” katanya.

Penambahan kuota ini dinilai penting karena banyak lulusan baru terkendala minim pengalaman kerja. Sementara di sisi lain, dunia usaha membutuhkan sumber daya manusia yang siap pakai dan sesuai kebutuhan lapangan.

Jika terealisasi, program ini berpotensi memperkuat hubungan dunia pendidikan dengan industri, sekaligus mempercepat penyerapan tenaga kerja di sektor strategis nasional.

Pemerintah menargetkan Magang Nasional 2026 menjadi langkah konkret memperluas kesempatan kerja dan menekan pengangguran. Keputusan final program tersebut akan ditentukan setelah pembahasan anggaran dan koordinasi antarinstansi rampung.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Valen DA7 Tepis Soal Asmara, Pilih Fokus Karier dan Produktif Berkarya
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:47

Valen DA7 Tepis Soal Asmara, Pilih Fokus Karier dan Produktif Berkarya

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru