Merawat Persatuan dari Surabaya, Senator DPD RI Lia Istifhama Hadir Bersama Keluarga Besar Maluku

Selasa, 20 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama mengikuti kegiatan budaya dalam pelantikan pengurus KPPM di Surabaya.(Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Lia Istifhama mengikuti kegiatan budaya dalam pelantikan pengurus KPPM di Surabaya.(Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Lia Istifhama menegaskan bahwa penguatan persaudaraan berbasis budaya merupakan bagian penting dalam menjaga keutuhan Indonesia. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Pelantikan Pengurus Komite Perekat Persaudaraan Maluku (KPPM) di Surabaya, Jawa Timur,pada Senin (19/2026)

Dalam kegiatan tersebut, Lia Istifhama tidak hanya hadir secara seremonial. Senator asal Jawa Timur itu terlibat langsung dalam berbagai aktivitas budaya, mulai dari lomba makan papeda hingga menari bersama masyarakat Maluku. Kehadiran dan keterlibatan langsung ini dinilai sebagai bentuk pendekatan sosial yang memperkuat ikatan antarwarga lintas daerah.

Lia menilai persaudaraan atau nilai Basudara yang dijaga masyarakat Maluku merupakan contoh nyata modal sosial yang relevan bagi kehidupan berbangsa. Nilai solidaritas, keberanian, dan etos kerja, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam memperkuat kohesi sosial nasional.

“Persaudaraan Maluku mencerminkan semangat Indonesia yang beragam namun satu. Kebersamaan dan kerja keras adalah kekuatan untuk berkontribusi lebih luas di tingkat nasional,” ujar Lia Istifhama, Anggota DPD RI, di sela acara pelantikan.

Lia Istifhama menilai keberadaan tokoh-tokoh Maluku di Jawa Timur memiliki posisi strategis dalam menjembatani aspirasi masyarakat daerah dengan kebijakan nasional. Ia berharap KPPM tidak hanya berfungsi sebagai organisasi kultural, tetapi juga mampu mendorong program sosial, pendidikan, dan kemanusiaan secara berkelanjutan.

Senator DPD RI asal Maluku, Bisri As Shiddiq Latuconsina atau Boy Latuconsina, menyampaikan bahwa KPPM perlu menjadi ruang kolaborasi lintas generasi dan wilayah.

“KPPM harus menjadi wadah lahirnya gagasan dan kepemimpinan baru masyarakat Maluku yang siap berkiprah di tingkat nasional,” kata Boy Latuconsina.

Ketua KPPM Frans Huawe menegaskan bahwa organisasi tersebut dibangun untuk menjaga nilai kemanusiaan dan sejarah orang Maluku. Sementara itu, Ketua Dewan Pembina KPPM Prof. Paul Tahalele menekankan pentingnya pendidikan sebagai jalan keluar dari tantangan sosial dan ekonomi.

“Dengan kekayaan alam dan budaya yang dimiliki, pendidikan dan persatuan adalah kunci membangun masa depan Maluku,” ujar Prof. Paul Tahalele.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru