Milad Muhammadiyah Ke-113, Anggota DPD RI Dr Lia Istifhama Beri Apresiasi

Jumat, 14 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Lia Istifhama menyampaikan selamat Milad ke-113 untuk Muhammadiyah. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Dr. Lia Istifhama menyampaikan selamat Milad ke-113 untuk Muhammadiyah. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id — Peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 menjadi momen reflektif bagi berbagai pihak yang selama ini menyaksikan kontribusi organisasi Islam tersebut dalam perjalanan bangsa. Di antara tokoh yang menyampaikan apresiasi ialah Anggota DPD RI, Dr. Lia Istifhama, M.E.I., yang menekankan bahwa usia lebih dari satu abad ini menandai keteguhan Muhammadiyah dalam merawat nilai, pengetahuan, dan ikhtiar kemanusiaan.

Dalam keterangannya, Dr. Lia menggambarkan Muhammadiyah sebagai gerakan modern yang berhasil menggabungkan dakwah dengan praktik nyata pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan itu tidak datang secara instan, melainkan hasil dari proses panjang yang disangga oleh manajemen organisasi kuat, komitmen kader, dan orientasi kemaslahatan yang konsisten di berbagai lini kehidupan.

Ia menyebut kehadiran ribuan sekolah, perguruan tinggi, serta fasilitas kesehatan yang dikelola Muhammadiyah sebagai bukti konkrit dari prinsip dakwah yang tidak berhenti pada ruang mimbar, tetapi menjangkau kebutuhan faktual masyarakat. Dalam bidang sosial, organisasi ini dinilainya mampu menghadirkan ekosistem pelayanan yang berdampak luas, terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan akses pendidikan layak, kesehatan terjangkau, dan penguatan kapasitas ekonomi.

“Selamat Milad Muhammadiyah ke-113. Semoga terus menjadi garda terdepan dalam membangun umat dan bangsa melalui dakwah yang mencerahkan dan penuh kedamaian,” ujar Dr. Lia. Ia menambahkan, rekam jejak tersebut tidak hanya memberi inspirasi bagi organisasi keagamaan lain, tetapi juga menjadi contoh kolaborasi efektif antara nilai spiritualitas dan kerja-kerja pemberdayaan.

Dr. Lia turut menyoroti posisi Muhammadiyah sebagai mitra strategis negara dalam memperkuat fondasi pembangunan nasional. Menurutnya, kontribusi organisasi ini terasa dalam berbagai kebijakan publik, terutama yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, dan penguatan karakter masyarakat. Peran itu membuat Muhammadiyah berada pada posisi unik: sebagai penjaga nilai-nilai Islam berkemajuan sekaligus penggerak inovasi sosial.

Dalam konteks dinamika zaman yang kian cepat berubah, Dr. Lia menilai keberadaan Muhammadiyah sangat penting sebagai penuntun arah moral bangsa. Ia menyebut organisasi tersebut berhasil menunjukkan bahwa Islam dapat menjadi kekuatan pemersatu dan pendorong kemajuan, bukan hanya simbol identitas. Usia ke-113 tahun, menurutnya, adalah bukti ketahanan organisasi ini dalam menghadapi tantangan sosial, politik, dan budaya tanpa kehilangan arah visi.

Peringatan Milad kali ini menjadi ajakan untuk memperluas kolaborasi lintas sektor. Dr. Lia berharap, hubungan antara masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah semakin sinergis dalam memperkuat pendidikan berkualitas, layanan kesehatan terpenuhi, serta pembangunan karakter yang inklusif. Ia menekankan, tantangan bangsa ke depan membutuhkan kerja bersama, dan Muhammadiyah telah memberikan contoh bahwa perubahan dapat diwujudkan melalui kerja sistematis, cerdas, serta dilandasi keikhlasan.

“Khidmat Muhammadiyah selama lebih dari satu abad adalah modal sosial berharga bagi Indonesia, dan semoga kontribusi itu terus mengalir demi kemajuan umat dan bangsa,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Berita Terbaru