Mogok Massal Pengemudi Gocar Mojokerto Raya, Gegara Hal ini

- Redaksi

Minggu, 17 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(foto) Saat Kopdar Perwakilan Basecamp / Paguyuban hari Rabu, 13 November 2019 di Two Toast (Dahulu Manahan) Jl. Surodinawan

(foto) Saat Kopdar Perwakilan Basecamp / Paguyuban hari Rabu, 13 November 2019 di Two Toast (Dahulu Manahan) Jl. Surodinawan

KOTA MOJOKERTO, RadarBangsa.co.id – Mulai Hari Minggu (17/11) Pkl. 00:01 WIB, Penumpang tidak bisa memesan aplikasi daring Gocar, hal ini dikarenakan semua pengemudi Gocar se-Mojokerto Raya (Kota dan Kabupaten Mojokerto) melakukan Offbid Serentak hingga waktu yang tidak ditentukan.

“Mulai hari Minggu (17/11) Pkl. 00:01 WIB, kami seluruh Pengemudi Gocar se – Mojokerto Raya sepakat untuk tidak jalan (Offbid), hal ini dikarenakan rencana penurunan skema Insentif secara Drastis dari Rp. 260.000,- ke Rp. 65.000,- untuk 17 trip / pointnya, ini dibawah skema Insentif Goride/Gojek. Sungguh tidak rasional ini, mengingat kebutuhan untuk perawatan, pajak kendaraan, dll yang nominalnya jauh lebih tinggi daripada sepeda motor,” kata Pak Ikhsan yang juga sebagai Salah Satu Koordinator Paguyuban Taxi Online di Mojokerto

Pada saat Kopdar perwakilan basecamp atau paguyuban dengan DSU Mojokerto PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa (Go-Jek) yang lalu, hari Rabu (13/11) Pkl. 19:00 di Two Toast (Dahulu Manahan) di Jl. Surodinawan, disampaikan beberapa tuntutan sebagai berikut :
1. Minimal Skema Gocar mojokerto disamakan dengan kompetitor 115k :12poin
*atau* 17 point : 170k
2. Mutasi dapat dibuka untuk anggota basecamp  yg akun luar mojokerto
3. Dibukanya  area yg belum ter cover gocar (jombang, lamongan),
Ciko & djiwi sampai batas sungai masuk poin
4. Pembagian order lebih merata.
5. Adanya Kenaikan tarif di jam sibuk, permintaan tinggi dan jam
00.01 – 05.00 A.M
6. Tarif minimum yang di harapkan Rp. 12.000,- bersih
7. Open Suspend bagi Mitra Pengemudi Mojokerto ketimbang membuka Pendaftaran Baru

Namun DSU Mojokerto Go-Jek berjanji akan menyampaikan ke pihak pusat, karena mereka adalah sebagai jembatan atau penyampai pesan, pusatlah yang mempunyai kewenangan memberikan keputusan.

Ketika ditanya sampai kapan Offbid Serentak ini dilakukan, “Belum tau, kami sedang menunggu hasil esok hari Pkl. 00:0.WIB jika benar-benar turun ke Rp. 65.000,- maka tidak menutup kemungkinan, kami akan mengadakan demo, saat ini sedang dipersiapkan untuk surat pemberitahuan ke Polres dan Polresta Mojokerto, jika benar terjadi, maka kami langsung bergerak,” tutup Pak Ikhsan ( Kartono)

Lainnya:

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru