Nurhadi NasDem Dorong Peningkatan Kualitas dan Kuantitas PMI di Korea Selatan

- Redaksi

Selasa, 28 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KORSEL, RadarBangsa.co.id – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Nurhad, S.Pd,  di sela kunjungannya ke negeri ginseng, Korea Selatan mengabarkan, pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia (RI) tengah mendorong peningkatan kerjasama dengan pemerintah Korea Selatan dalam penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), Selasa (28/6/2022). Foto : Partai NasDem

“Saat ini kita sedang berada di Korea Selatan untuk mendorong peningkatan tenaga kerja baik dari sisi kuantitas maupun kualitas dengan pemerintah Korea Selatan,” ungkap Nurhadi melalui sambungan telepon.

Lebih lanjut Nurhadi mengatakan, “Salah satu permasalahan di sisi kualitas kita saat ini adalah terkait penguasaan bahasa, nantinya jika diperlukan baiknya ada pertukaran guru atau teacher exchange dengan pemerintah Korea Selatan guna meningkatkan penguasan bahasa.”

“Menurut saya ini penting karena pembangunan BLK (Balai Latihan Kerja) sudah mulai intens, tetapi output dan outcomenya belum begitu kelihatan. Jangan sampai Balai Latihan Kerja hanya menjadi menara gading, pohon yang tidak berbuah,” tegas Nurhadi.

Seperti dijelaskan Nurhadi, BLK harus menjadi pusat pelatihan yang berkontribusi untuk membentuk dan meningkatkan keahlian masyarakat termasuk CPMI (Calon Pekerja Migran Indonesia).

“Kualitas tenaga kerja merupakan titik pangkal Sustainable Partnership atau kerja sama berkelanjutan jangka panjang, baik itu dalam konteks kerjasama melalui G to G, G to P maupun P to P,” urai Nurhadi.

Sementara itu untuk perlindungan PMI di Korea, saat ini lebih dari 50% yang belum tercatat asuransi tenaga kerja di BPJS Ketenagakerjaan.

“Karena itu, kita minta ada akselerasi dalam proses perlindungan tenaga kerja khususnya di Korea, kita tidak ingin PMI mendapatkan musibah, tetapi bilamana hal yang tidak diinginkan itu terjadi, ada peran serta negara dalam melindungi warganya,” imbuh Nurhadi.

Lainnya:

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru