Nyai Pandansari, Ulama Perempuan Penyebar Islam yang Terus Dikenang Lewat Tradisi Luwur di Boja Kendal

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tradisi penggantian luwur atau kain penutup makam Nyai Pandansari setiap tahun.

Tradisi penggantian luwur atau kain penutup makam Nyai Pandansari setiap tahun.

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Sosok Nyai Pandansari terus hidup dalam ingatan masyarakat Desa Boja, Kendal Jawa Tengah. Ia dikenal sebagai ulama perempuan yang berperan penting dalam penyebaran agama Islam sekaligus memberi kontribusi nyata bagi kehidupan sosial masyarakat setempat.

Kepala Desa Boja, Rofik Anwar, mengungkapkan bahwa Nyai Pandansari bukan hanya tokoh agama, tetapi juga figur sentral yang dihormati lintas generasi.

“Beliau adalah salah satu tokoh penyebaran agama Islam di Boja dan juga seorang wanita yang memiliki peran besar di masyarakat,” ujar Rofik, Kamis 26/3/2026, Usai prosesi penggantian luwur di makam Nyai Pandansari.

Tak hanya dikenal sebagai penyebar ajaran Islam, Nyai Pandansari juga diyakini memiliki peran dalam pembangunan irigasi di wilayah Boja. Infrastruktur tersebut hingga kini masih dimanfaatkan oleh warga untuk mendukung aktivitas pertanian.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasanya, masyarakat Boja secara rutin menggelar tradisi penggantian luwur atau kain penutup makam Nyai Pandansari setiap tahun. Tradisi ini menjadi simbol penghormatan sekaligus pengingat akan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan.

“Tradisi ini sudah turun-temurun. Kita laksanakan setiap tahun sebagai rasa syukur kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan juga untuk menghormati leluhur kita,” jelasnya.

Prosesi penggantian luwur menjadi bagian utama dalam rangkaian kegiatan tersebut. Selain itu, tradisi ini juga diisi dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar masyarakat senantiasa diberikan keselamatan dan keberkahan.

Melalui tradisi ini, sosok Nyai Pandansari tidak hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah, tetapi juga sebagai inspirasi bagi generasi muda dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

 

Lainnya:

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Polisi Grebek Timbunan Solar Subsidi di Kendal, Diduga untuk Keuntungan Pribadi
Kapolres Kendal Tegas Tangani Tawuran Geng, Warga Diminta Aktif Jaga Keamanan
Antusiasme Warga Rebut Gunungan pada Tradisi Merti Desa di Kendal
Konser Halal Bihalal Valen–Mila di Pamekasan Siap Guncang Dangdut 2026, Kolaborasi Budaya Jadi Sorotan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 17:33 WIB

Polisi Grebek Timbunan Solar Subsidi di Kendal, Diduga untuk Keuntungan Pribadi

Senin, 20 April 2026 - 21:27 WIB

Kapolres Kendal Tegas Tangani Tawuran Geng, Warga Diminta Aktif Jaga Keamanan

Jumat, 27 Maret 2026 - 10:03 WIB

Nyai Pandansari, Ulama Perempuan Penyebar Islam yang Terus Dikenang Lewat Tradisi Luwur di Boja Kendal

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:33 WIB

Antusiasme Warga Rebut Gunungan pada Tradisi Merti Desa di Kendal

Kamis, 26 Maret 2026 - 00:19 WIB

Konser Halal Bihalal Valen–Mila di Pamekasan Siap Guncang Dangdut 2026, Kolaborasi Budaya Jadi Sorotan

Berita Terbaru