Ormas Semarang Kompak di Seminar PDG, Teguhkan Komitmen Jaga Pancasila dan UUD 1945

Selasa, 30 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Pendekar Darah Garuda (PDG) menggelar Seminar Kebangsaan bertema “Menyatukan Ormas Kota Semarang untuk Menjaga Pancasila dan Keutuhan UUD 1945”, Rabu (30/9/2025). Acara berlangsung di Padepokan Soko Tunggal, Jalan Sendangguwo Raya No. 40, Semarang, dengan menghadirkan berbagai tokoh masyarakat dan pimpinan organisasi.

Kegiatan ini digelar untuk memperkuat solidaritas antarorganisasi kemasyarakatan di Kota Semarang. Latar belakangnya adalah kekhawatiran terhadap ancaman ideologi asing maupun infiltrasi dari dalam negeri yang dikhawatirkan merongrong kedaulatan bangsa, termasuk dasar negara Pancasila dan UUD 1945.

Dalam sambutannya, Dewan Pembina PDG, KH. Nuril Arifin Husein atau akrab disapa Gus Nuril, menegaskan pentingnya meneladani perjuangan para pendiri bangsa. Ia menyinggung peran KH. Hasyim Asy’ari sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah kemerdekaan sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama.

“PBNU adalah simbol nilai dasar bangsa, yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945. Ideologi bangsa jangan sampai diobok-obok oleh kekuatan asing yang ingin merusak kedaulatan kita. PDG bersama ormas Semarang siap berdiri di garda terdepan menjaga Pancasila dan UUD 1945,” tegas Gus Nuril.

Seminar ini dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan organisasi, di antaranya Ketua Umum Kalacakra Nusantara, Ketua Fatayat NU, Ketua Wilayah Pemuda Garuda Nusantara (PGN), Kiai Murodi beserta para santri, serta berbagai ormas dari seluruh penjuru Kota Semarang.

Para peserta sepakat bahwa sinergi antarormas menjadi penting untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Diskusi yang berlangsung menekankan bahwa persatuan dan kebersamaan adalah benteng utama melawan ancaman ideologi transnasional yang berpotensi melemahkan bangsa.

Lewat forum ini, PDG mendorong terciptanya kolaborasi nyata antarorganisasi dalam membangun gerakan kebangsaan. Ormas diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling menopang dalam menjaga marwah ideologi negara.

“Kami berharap ormas-ormas yang ada di Semarang bisa bersatu dalam satu gerakan kebangsaan, berjuang bersama menjaga marwah Pancasila dan keutuhan UUD 1945,” tutup Gus Nuril.

Penulis : Nanik

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru