SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam IV/Diponegoro Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Balai Diponegoro, Semarang, Rabu (4/3/2026). Forum ini menjadi agenda strategis bagi jajaran pimpinan satuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja sekaligus merumuskan arah kebijakan dan prioritas tugas Kodam ke depan.
Dalam arahannya, Achiruddin menegaskan bahwa Rapim Kodam IV/Diponegoro merupakan tindak lanjut dari Rapim TNI dan Rapim TNI Angkatan Darat yang sebelumnya dilaksanakan di tingkat pusat. Melalui forum tersebut, kebijakan strategis dan program prioritas pimpinan TNI dijabarkan agar dapat diimplementasikan secara efektif di tingkat kewilayahan.
“Rapim ini menjadi sarana untuk menyamakan persepsi seluruh pimpinan satuan dalam melaksanakan kebijakan pimpinan TNI dan TNI AD, sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahun sebelumnya,” kata Achiruddin.
Ia menekankan bahwa dinamika situasi global yang berkembang cepat menuntut seluruh jajaran Kodam IV/Diponegoro untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan. Baik dari sisi prajurit, perlengkapan, maupun kemampuan satuan dalam menghadapi berbagai kemungkinan ancaman.
“Di tengah dinamika global yang semakin kompleks dan penuh ketidakpastian, setiap satuan harus senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan prajurit dan perlengkapan. Hal ini penting agar seluruh jajaran mampu melaksanakan tugas secara optimal apabila sewaktu-waktu dibutuhkan sesuai perintah pimpinan,” tegasnya.
Rapim Kodam IV/Diponegoro tahun ini mengusung tema “Kodam IV/Diponegoro Hadir dan Bersinergi dengan Rakyat dalam Mewujudkan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta di Jawa Tengah dan DIY Menuju Indonesia Maju.” Tema tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan nasional.
Achiruddin juga menyoroti peran strategis Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai ujung tombak pembinaan teritorial di wilayah. Menurutnya, Babinsa harus mampu memahami kondisi sosial masyarakat dan merespons dinamika wilayah secara cepat dan tepat.
“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat, memahami setiap perkembangan situasi wilayah, serta mampu melaksanakan pembinaan teritorial secara efektif. Profesionalisme dan kedekatan dengan rakyat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah,” ujarnya.
Selain fokus pada aspek pertahanan dan keamanan, Kodam IV/Diponegoro juga mendapat tugas mendukung berbagai program nasional pemerintah. Beberapa di antaranya adalah Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Jembatan Garuda, serta penguatan Program Ketahanan Pangan Nasional.
Menurut Achiruddin, keterlibatan TNI dalam program tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kodam IV/Diponegoro harus mampu berperan aktif mendukung berbagai program strategis pemerintah dengan tetap memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait,” jelasnya.
Selain itu, Kodam IV/Diponegoro juga disiapkan untuk memberikan perbantuan dalam penanggulangan bencana alam, mengingat wilayah Jawa Tengah dan DIY termasuk daerah yang memiliki potensi kerawanan bencana.
Rapim juga diisi dengan pembekalan strategis bagi para pimpinan satuan. Di antaranya ceramah mengenai pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung tugas pokok satuan serta analisis dinamika geopolitik global tahun 2026 yang dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan di wilayah.
Pada awal kegiatan Rapim, Pangdam menyerahkan piala dan hadiah kepada para juara Lomba Ton Tangkas Kodam serta memberikan piagam penghargaan kepada satuan yang berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapoksahli Pangdam Brigjen TNI Abdul Hanis, Danrindam IV/Diponegoro Brigjen TNI Hindratno Devidanto, para Danrem, para asisten, perwira menengah ahli, pejabat liaison, Danbrigif-4/DR, Kabalak, Irutdam, serta seluruh komandan satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro.
Menutup arahannya, Achiruddin berharap hasil Rapim dapat menjadi pedoman bagi seluruh satuan dalam menjalankan tugas secara profesional sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Melalui Rapim ini saya berharap seluruh jajaran memiliki pemahaman yang sama terhadap kebijakan pimpinan serta mampu meningkatkan kinerja satuan dalam menjaga stabilitas wilayah dan mendukung pembangunan nasional,” pungkasnya.
Penulis : Bandi
Editor : Zainul Arifin


















Komentar