PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengakselerasi koordinasi lintas sektor demi memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan tanpa hambatan. Penguatan dilakukan bersama Koordinator Wilayah MBG, jajaran perangkat daerah, hingga para camat untuk memastikan dapur produksi memenuhi standar gizi dan higienitas.
Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menegaskan bahwa dukungan tidak hanya diberikan kepada dapur yang sudah beroperasi, tetapi juga bagi dapur yang tengah bersiap berproduksi. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas.
“Kami menyiapkan pelatihan bagi para chef agar menu MBG tetap bergizi dan memiliki cita rasa baik. Selain itu, pelatihan higiene serta pelatihan teknis lainnya akan kami lakukan secara bertahap,” ujar Bupati Rusdi.
Dalam forum Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola MBG bersama Kepala BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, Bupati turut memaparkan perkembangan proses Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi dapur-dapur MBG yang masih dalam pengajuan. Ia menekankan pentingnya SLHS sebagai standar pelayanan makanan aman.
Rusdi juga menyoroti ketersediaan stok pangan lokal. Ia memastikan Kabupaten Pasuruan memiliki pasokan sayur, telur, dan ayam yang memadai. Namun, distribusi susu masih dalam kajian karena ketahanan produk yang relatif singkat. “Untuk sayur kita aman, karena Pasuruan adalah sentra produksi. Telur dan ayam juga stabil. Tinggal menyeleksi distributor yang tepat,” imbuhnya dalam acara di Hotel Ascent Premiere, Kamis (11/12/2025).
Kepada para Kepala SPPG, Bupati menekankan pentingnya koordinasi dan belajar dari dapur yang sudah memiliki standar baik. “SPPG adalah ujung tombak program ini. Mitra kerja juga perlu memahami kebutuhan dapur secara detail,” katanya.
Acara turut dihadiri Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, Wakil Wali Kota Mokhammad Nawawi, jajaran Forkopimda serta perangkat daerah Kabupaten dan Kota Pasuruan.
Lainnya:
- Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut
- 230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
- Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Penulis : Ahmad
Editor : Zainul Arifin








