LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Lamongan tidak hanya ditandai dengan upacara bendera, tetapi juga dengan penyerahan tali asih dan remisi bagi sejumlah pihak. Pemerintah Kabupaten Lamongan memberikan penghargaan kepada veteran, janda pahlawan, hingga eks narapidana terorisme (napiter), serta menyerahkan remisi kepada warga binaan Lapas Kelas II B Lamongan.
Acara ini berlangsung usai upacara bendera yang dipimpin langsung Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Alun-Alun Lamongan, Minggu (17/8). Momen tersebut menjadi wujud penghormatan kepada para pejuang kemerdekaan sekaligus dorongan untuk memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme.
Sebanyak 29 veteran dan 30 janda pahlawan menerima tali asih dari pemerintah daerah. Bupati Yuhronur menegaskan bahwa penghargaan ini tidak sebanding dengan jasa besar para pejuang, namun menjadi bentuk perhatian negara kepada mereka yang telah berkorban demi kemerdekaan.
“Bangsa ini bisa merdeka karena perjuangan para pahlawan. Sudah sepatutnya kita menghormati dan memberi penghargaan, meski sederhana, sebagai tanda terima kasih,” ujar Bupati Yuhronur.
Selain kepada veteran, tali asih juga diberikan kepada eks napiter yang saat ini aktif dalam Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP). Penerima di antaranya Ketua YLP Ali Fauzi, Wakil Ketua Sumarno, dua anggota yayasan, serta Pengasuh Ponpes Al-Ikhlas Brondong Azhari Dipo Kusumo.
Langkah ini disebut sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam memperkuat jiwa nasionalisme dan mendorong reintegrasi sosial. “Kami ingin semua elemen masyarakat, termasuk yang pernah tersesat, bisa kembali bersama-sama membangun bangsa,” tambah Bupati.
Momen HUT RI juga menjadi kabar gembira bagi warga binaan Lapas Kelas II B Lamongan. Sebanyak 517 orang menerima remisi umum, sedangkan 559 lainnya memperoleh remisi dasawarsa. Remisi hanya diberikan bagi mereka yang memenuhi syarat administratif serta menunjukkan perilaku baik selama menjalani masa hukuman.
Salah satunya adalah Samtono bin Alm Wakijan, yang mendapatkan remisi umum 2:1 serta remisi dasawarsa selama 23 hari. Remisi tersebut berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia.
“Kami berharap remisi ini bisa menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berperilaku baik dan siap kembali ke masyarakat,” kata Kepala Lapas Kelas II B Lamongan.
Usai rangkaian kegiatan di alun-alun, Bupati bersama Forkopimda melanjutkan agenda dengan mengikuti upacara peringatan HUT RI di Istana Negara secara virtual dari Pendopo Lokatantra. Tahun ini, HUT ke-80 RI mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, yang sejalan dengan visi pemerintah dalam mempersiapkan generasi unggul menuju satu abad Indonesia merdeka.
“Tema tahun ini mengingatkan kita bahwa persatuan adalah kunci. Dengan bersatu, bangsa ini akan semakin berdaulat dan sejahtera,” pungkas Bupati Yuhronur.
Lainnya:
- Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung
- Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN
- Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








