Pemkab Sidoarjo Percepat Perbaikan Jalan Lewat PIWK, 18 Kecamatan Terima Pickup dan Stamper

Selasa, 27 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sidoarjo Subandi menyerahkan simbolis mobil pickup dan stamper PIWK di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (27/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Bupati Sidoarjo Subandi menyerahkan simbolis mobil pickup dan stamper PIWK di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (27/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mempercepat perbaikan jalan rusak melalui Program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK). Untuk mendukung program tersebut, Bupati Sidoarjo Subandi menyerahkan bantuan sarana berupa satu unit mobil pickup dan satu unit stamper (alat pemadat aspal) kepada seluruh kecamatan.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada tiga kecamatan perwakilan, yakni Kecamatan Sidoarjo, Candi, dan Gedangan, di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (27/1/2026). Secara keseluruhan, sebanyak 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo menerima sarana dan prasarana tersebut.

Bupati Subandi menegaskan, bantuan ini dirancang untuk memperkuat pelaksanaan PIWK yang fokus pada perbaikan jalan rusak dan infrastruktur skala kecil. Melalui PIWK, kecamatan diberikan kewenangan langsung untuk menangani kerusakan jalan di wilayahnya masing-masing tanpa harus menunggu proses panjang di tingkat kabupaten.

“Mobil pickup dan stamper ini akan digunakan langsung oleh kecamatan. Harapannya, jalan-jalan berlubang bisa segera tertangani. Dengan PIWK, kami menargetkan sebelum Lebaran tidak ada lagi jalan berlubang di Sidoarjo,” kata Subandi.

Menurutnya, Pemkab Sidoarjo juga melakukan pemetaan kewenangan agar penanganan infrastruktur lebih efektif. Jalan dengan kerusakan ringan hingga sedang dapat ditangani kecamatan melalui PIWK, sedangkan kerusakan berat tetap menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PU BMSDA).

“Yang menjadi urusan PU akan ditangani melalui skema swakelola. Sementara kecamatan menggunakan mekanisme PIWK,” jelasnya.

Program PIWK merupakan skema alokasi anggaran pembangunan daerah yang dibagi secara proporsional ke setiap kecamatan. Tujuannya mempercepat respons pemerintah terhadap keluhan masyarakat terkait jalan rusak dan infrastruktur dasar lainnya.

Dalam pelaksanaannya, PIWK mendapat pendampingan teknis dari Dinas PU BMSDA Sidoarjo. Pemerintah desa dan kecamatan juga diminta aktif berkoordinasi. “Komunikasinya desa dengan camat. Jika tidak mampu ditangani, baru dilimpahkan ke PU. Kerusakan berat tetap ditangani PU,” pungkas Subandi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru