KOTA BLITAR, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kota Blitar melaksanakan Tes Urine Aparatur Pemerintah Kota Blitar Tahun 2025 sebagai langkah preventif untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan birokrasi. Kegiatan ini digelar di Aula Majapahit Dinas PUPR Kota Blitar, Jumat (12/12/2025), dengan menyasar 200 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).
Tes urine tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional. Selain menjaga integritas aparatur, langkah ini dinilai strategis untuk memastikan kualitas pelayanan publik tetap optimal dan terbebas dari risiko penyalahgunaan narkotika.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Blitar, Toto Rubandiyo, menjelaskan bahwa tes urine ASN merupakan agenda rutin yang sejalan dengan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
“Pelaksanaan tes urine ini adalah wujud komitmen nyata Pemkot Blitar dalam mendukung P4GN. Kami ingin memastikan seluruh ASN berada dalam kondisi bersih dari narkoba, sehingga mampu menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat secara maksimal,” ujar Toto Rubandiyo.
Ia menegaskan, pengawasan internal perlu dilakukan secara konsisten mengingat ASN memiliki peran strategis sebagai pelayan publik sekaligus teladan di masyarakat. Oleh karena itu, Pemkot Blitar tidak memberikan toleransi terhadap praktik yang melanggar hukum.
Untuk menjamin keadilan, pemerintah daerah juga menyiapkan tes susulan bagi ASN yang tidak dapat hadir karena tugas kedinasan atau alasan mendesak lainnya. Hasil pemeriksaan baru akan diumumkan setelah seluruh rangkaian tes, termasuk susulan, dinyatakan selesai.
“Apabila ditemukan hasil positif, tentu akan ada tindak lanjut. Namun penanganannya objektif dan profesional. Kami lakukan observasi lebih dulu untuk memastikan apakah hasil tersebut disebabkan obat resep dokter atau benar-benar penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.
Lainnya:
- Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








