Perayaan Paskah di Semarang, Ratusan Jemaat GPDI Efrata Ikuti Ibadah Khidmat

- Redaksi

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana ibadah Paskah di GPDI Efrata Semarang, Jumat (3/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Suasana ibadah Paskah di GPDI Efrata Semarang, Jumat (3/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id — Perayaan Paskah di GPDI Efrata Semarang, Jumat (3/4/2026), berlangsung khidmat dengan dihadiri sekitar 700 jemaat. Ibadah yang mengusung tema “Kasih Tuhan di Atas Rata-Rata” ini menjadi sorotan karena pesan kuat tentang pengampunan dan pertobatan.

Sejak awal acara, ruang utama gereja dipadati jemaat yang mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dan penuh sukacita. Momentum Paskah tahun ini juga menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam merayakan hari besar keagamaan.

Dalam khotbahnya, Gembala Sidang Pdt Handoyo Liem mengangkat kisah penyaliban Yesus yang tertulis dalam Matius 27:44. Ia menyoroti dua penyamun yang awalnya mengolok-olok, namun salah satunya akhirnya bertobat dan mengakui kesalahannya.

Menurutnya, kisah tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kasih Tuhan tetap hadir bahkan di tengah penderitaan. Ia merujuk pada Lukas 23:40-43 sebagai bukti bahwa perubahan hati dapat terjadi kapan saja.

Untuk memperdalam pesan, Pdt Handoyo juga menyampaikan ilustrasi tentang seorang pembunuh berantai yang bertobat di akhir hidupnya. Kisah tersebut digunakan untuk menegaskan bahwa tidak ada dosa yang terlalu besar untuk diampuni.

“Keselamatan bukan soal seberapa baik masa lalu kita, tetapi tentang keputusan untuk bertobat dan percaya kepada Tuhan,” ujar Pdt Handoyo Liem.

Ia menambahkan, “Tidak ada dosa yang terlalu besar untuk diampuni, selama seseorang sungguh-sungguh datang dan percaya kepada Tuhan.”

Perayaan Paskah yang berlangsung serentak di berbagai daerah menunjukkan meningkatnya kesadaran spiritual masyarakat. Di Semarang, lonjakan jumlah jemaat bahkan membuat area parkir gereja penuh, meski seluruh rangkaian ibadah tetap berjalan lancar.

Pengamanan kegiatan melibatkan tim internal gereja bersama aparat, yakni Babinsa Mlatiharjo dan Bhabinkamtibmas setempat, sehingga ibadah berlangsung aman dan tertib. Kondisi ini mencerminkan sinergi positif antara masyarakat dan aparat dalam menjaga ketertiban.

Pdt Handoyo berharap momentum Paskah ini menjadi titik balik bagi jemaat untuk hidup dalam kasih yang lebih tinggi. “Kasih Tuhan adalah kasih yang sempurna, yang sanggup mengubahkan hidup siapa pun yang mau datang kepada-Nya,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Bandi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Aksi Buruh di Kendal Memanas hingga Saling Dorong, Ada Apa Sebenarnya?
Polsek Tikung Kawal Ketat Haji Lamongan, 63 Jamaah Berangkat Tanpa Hambatan
Jembatan Rusak Sampang Diperbaiki, Aksi Kapolres Jadi Sorotan
Kajian Ekonomi Islam di Pamekasan Diserbu Jamaah, Soroti Etika Bisnis hingga UMKM Digital
Cegah Karhutla, Polres Pelalawan Turun Langsung Patroli dan Tanam Pohon
Polres Lubuk Linggau Turun Tangan, Ojol Korban Kecelakaan Dapat Bantuan
Diklatsar Banser Bangkalan Diperkuat, Bupati Soroti Peran Jaga Kondusivitas
Viral di TikTok, ‘Hujan’ Versi April DA7 Hidupkan Lagu Lama dan Seret Generasi Baru

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 08:58 WIB

Aksi Buruh di Kendal Memanas hingga Saling Dorong, Ada Apa Sebenarnya?

Rabu, 29 April 2026 - 08:18 WIB

Polsek Tikung Kawal Ketat Haji Lamongan, 63 Jamaah Berangkat Tanpa Hambatan

Rabu, 29 April 2026 - 07:31 WIB

Jembatan Rusak Sampang Diperbaiki, Aksi Kapolres Jadi Sorotan

Senin, 27 April 2026 - 21:22 WIB

Kajian Ekonomi Islam di Pamekasan Diserbu Jamaah, Soroti Etika Bisnis hingga UMKM Digital

Senin, 27 April 2026 - 16:00 WIB

Cegah Karhutla, Polres Pelalawan Turun Langsung Patroli dan Tanam Pohon

Berita Terbaru