Peringatan 1 Muharram 1448 H di Mataram, Wali Kota Ajak Masyarakat Maknai Hijrah sebagai Transformasi Diri

Rabu, 17 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Malam pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kota Mataram berlangsung khidmat dan penuh makna. Ribuan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan mengikuti rangkaian doa bersama dan tausiyah dengan semangat menjadikan hijrah sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat keimanan, sekaligus memperteguh komitmen kebangsaan.

Peringatan Tahun Baru Islam tahun ini terasa istimewa dengan kehadiran Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wawan Wardiana. Kehadirannya menjadi simbol sinergi antara nilai-nilai spiritual dan upaya membangun budaya antikorupsi yang saat ini terus digelorakan melalui program Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA) 2026.

Bagi Kota Mataram, momentum tersebut memiliki arti tersendiri. Pasalnya, Kota Mataram dipercaya menjadi titik awal pelaksanaan program nasional JNBA 2026. Kepercayaan tersebut dinilai sebagai bukti bahwa pembangunan karakter dan integritas harus berjalan beriringan dengan pembangunan fisik, sosial, dan ekonomi.

Dalam sambutannya di hadapan jamaah, Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, mengajak masyarakat untuk memaknai hijrah tidak hanya sebagai peristiwa sejarah dalam perjalanan Islam, tetapi juga sebagai transformasi sikap dan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik.

“Hijrah bukan sekadar perpindahan secara geografis, tetapi perpindahan sikap mental, perubahan cara pandang, dan ikhtiar untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Momentum ini harus menjadi kesempatan bagi kita untuk meningkatkan kualitas keimanan sekaligus kualitas kehidupan sebagai warga masyarakat,” ujarnya.

Menurut Mohan, tantangan kehidupan saat ini semakin kompleks. Berbagai persoalan global, mulai dari krisis, konflik, hingga bencana yang datang silih berganti menuntut masyarakat untuk tetap menjaga keteguhan iman dan optimisme dalam menjalani kehidupan.

Ia menegaskan bahwa kekuatan spiritual merupakan fondasi penting agar masyarakat mampu menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan arah. Karena itu, peringatan Tahun Baru Islam tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan semata, melainkan harus menjadi ruang refleksi untuk melakukan perbaikan diri serta memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Nilai-nilai hijrah harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui perilaku yang jujur, bertanggung jawab, peduli terhadap sesama, serta memiliki semangat untuk terus berbuat kebaikan bagi lingkungan sekitar,” katanya.

Momentum 1 Muharram 1448 Hijriah di Kota Mataram pun menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas karakter masyarakatnya. Melalui perpaduan nilai religius dan semangat integritas yang diusung dalam JNBA 2026, Kota Mataram berharap mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak, dan berkomitmen membangun bangsa yang bersih dari praktik korupsi.

Peringatan tersebut sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan hijrah sebagai gerakan perubahan positif, baik dalam kehidupan pribadi, sosial, maupun dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Berita Terbaru