Pj Sekda Blitar Tancap Gas, Krisis Sampah Jadi Prioritas Utama yang Tak Bisa Ditunda

- Redaksi

Minggu, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Sekda Kota Blitar Tri Iman Prasetyono usai pelantikan di Kantor Wali Kota Blitar, Senin (13/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pj Sekda Kota Blitar Tri Iman Prasetyono usai pelantikan di Kantor Wali Kota Blitar, Senin (13/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BLITAR, RadarBangsa.co.id – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono, langsung menegaskan arah kerjanya usai dilantik di Ruang Sasana Praja, Kantor Wali Kota Blitar, Senin (13/4/2026). Salah satu agenda paling mendesak yang diprioritaskan adalah penanganan sampah, persoalan yang berdampak langsung pada kesehatan warga dan kualitas lingkungan kota.

Menurut Tri Iman, volume sampah di Kota Blitar terus meningkat dari waktu ke waktu. Jika tidak segera ditangani dengan langkah konkret, kondisi tersebut berpotensi memicu pencemaran, gangguan kesehatan masyarakat, hingga menurunkan kenyamanan kawasan permukiman.

“Untuk penanganan sampah ada dua, yang pertama pengadaan lahan untuk perluasan, kemudian yang kedua menetapkan strategi penanganannya,” ujar Tri Iman.

Langkah awal yang disiapkan pemerintah adalah pembebasan lahan guna memperluas fasilitas pengelolaan sampah. Upaya ini dinilai penting agar kapasitas layanan bisa mengikuti kebutuhan kota yang terus berkembang. Pemerintah Kota Blitar juga disebut telah menyiapkan anggaran untuk mendukung percepatan program tersebut.

Selain perluasan lahan, Pemkot Blitar mulai mengkaji sejumlah teknologi pengolahan sampah agar penanganan lebih modern dan efisien. Salah satu opsi yang dipertimbangkan ialah penggunaan insinerator, meski masih menunggu kepastian aturan dari pemerintah pusat.

“Salah satu alternatifnya insinerator, tetapi ini masih dikaji karena aturan dari pusat juga masih dinamis,” jelasnya.

Bagi masyarakat, percepatan penanganan sampah bukan sekadar proyek administratif. Program ini berpengaruh pada kebersihan lingkungan, kualitas udara, pencegahan penyakit, hingga terciptanya ruang kota yang lebih nyaman untuk aktivitas warga dan pelaku usaha.

Selain isu sampah, Tri Iman juga menargetkan percepatan proyek strategis lain seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan fasilitas umum, serta rencana revitalisasi Sirkuit Sentul. Ia berharap seluruh pihak mendukung agar program prioritas daerah berjalan tepat waktu dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

“Mohon dukungan semua pihak agar percepatan pembangunan ini berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi warga,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru